IHSG Hari Ini Rawan Koreksi, Dipicu MSCI dan Rupiah Melemah
:
0
Pantauan monitor perdagangan saham di gedung BEI
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) rawan terkoreksi ke level 6.644 hingga 6.727 pada perdagangan Rabu (13/5/2026), sekaligus menjadi hari terakhir sebelum libur panjang.
Dalam riset MNC Sekuritas, usai ditutup melemah 0,68 persen ke level 6.858 paa perdagangan sebelumnya, serta adanya tekanan jual yang dominan membuat indeks diperkirakan masih berada dari wave [v] dari wave A dari wave 2.
“Worst case, IHSG akan rawan terkoreksi ke rentang 6.644-6.727, waspadai area gap yang berada di 6.538-6.585. Adapun area penguatan terdekat IHSG berada di 6.870-6.895,” tulis riset tersebut, Rabu (13/5/2026).
Sementara itu, Senior Techincal Analyst, M Nafan Aji Gusta, mengatakan hasil quarterly review dari MSCI diperkirakan memicu volatilitas pada saham-saham berkapitalisasi besar. Terdapat enam saham besar yang dikeluarkan dari daftar MCSI Global Standar Index meliputi AMMN, BREN, TPIA, DSSA, CUAN, dan AMRT. Khusus AMRT, dipindahkan ke daftar MSCI Small Cap Indexes.
ANTM, AALI, BANK, BSDE, DSNG, SIDO, MIDI, MIKA, MSIN, TKIM, APIC, SSMS, dan TAPG dihapus dari daftar MSCI Small Cap Indexes tanpa kompensasi masuk ke Standard Indexes.
“Pengumuman ini menjadi sentinem negatif bagi IHSG sebab saham0saham yang dihapus ini kemungkinan besar akan kehilangan daya tarik di mata investor asing yang hanya berpatokan pada indeks MSCI,” ujar Nafan.
Di samping itu, tekanan juga hadir dari melemahnya rupiah hingga ke level Rp17.500 per USD. Hal tersebut memicu kekhawatiran pasar terhadap stabilitas moneter dan kemungkinan potensi outflow. Perlambatan pertumbuhan penjualan ritel domestik pun turut menjadi sentimen negatif tambahan.
Pada perdagangan Rabu (13/5), Nafan memperkirakan IHSG akan bergerak di area support 6.763 dan 6.715, sedangkan resistance area di 6.917 dan 7.014.
Mirae Asset Sekuritas juga merekomendasikan ejumlah saham turut agar dicermati investor, di antaranya AADI, BRPT, dan CMRY.
Sementara MNC Sekuritas juga memberikan rekomendasi sejumlah saham yaitu BBCA, BIRD, ISAT dan MINA. (*)
Related News
Rebalancing MSCI Mei 2026: 6 Big Cap RI Terdepak, BREN-DSSA Termasuk
Top! Google Tempatkan IPOT sebagai Sekuritas Anti Phishing Indonesia
IHSG Dibuka Hijau tapi Nyungsep di Penutupan, 463 Saham Rontok!
Update! Rupiah dan IHSG Kompak Ambruk
IHSG Sesi I (12/5) Melorot 1,43 Persen, Terlempar ke Level 6.800
Dari Goldman Sachs ke IDX, Oki Ramadhana Bidik Kursi Dirut BEI





