Update! Rupiah dan IHSG Kompak Ambruk
:
0
Mengintip papan monitor yang menampilkan perdagangan saham di Main Hall BEI.
EmitenNews.com - Tak disangka, nilai tukar rupiah terhadap USD menyentuh level Rp17.500. Bahkan berdasarkan pemantauan pukul 14.35 melalui laman tradingview, rupiah telah menyentuh level Rp17.549 per USD.
Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi bahkan memperkirakan nilai tukar rupiah bisa menyentuh level Rp17.550 dalam waktu dekat.
Ibrahim membeberkan, sejumlah faktor baik eksternal dan internal menjadu pemicu rupiah yang terus ambruk ke titik terendah.
"Konflik Timur Tengah yang kembali memanas paska AS menolak proposal yang dibuat Iran, yang dimediatori Pakistan dan Qatar, memunculkan ketegangan baru di Selat Hormuz khususnya," ungkap Ibrahim, Selasa (12/5/2026).
Di sisi lain, meskipun pemerintah Indonesia telah merilis pertumbuhan ekonomi sebesar 5,61 persen, angka tersebut belum cukup kuat untuk mendongkrak rupiah beranjak dari pelemahan.
Hal itu dikarenakan penopang pertumbuhan ekonomi RI didominasi sektor konsumsi masyarakat dan belanja negara, belum sepenuhnya berdampak terhadap investasi nasional.
"Walaupun pertumbuhan 5,61 persen, namun dampak dari kekacauan (konflik) Timur Tengah terutama di Selat Hormuz," tutur Ibrahim.
Pelemahan rupiah juga diperkirakan turut mempengaruhi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Hal itu diungkapkan Investment Advisor Sucor Sekuritas, Yoser A Triastomo yang menilai, pelemahan rupiah akan berpengaruh terhadap stabilitas currency exchange rate dan menggerus real return dari investment terutama bagi foreign fund.
"Karena selain menghadapi koreksi di market mereka juga perlu mempertimbangkan Currency Exchange Rate Risk. Untuk ke depan ya kita perlu lihat kembali bersama langkah apa yang akan diambil karena bila realisasi intervensi ini tidak menyelesaikan masalah utama justru akan memperburuk keadaan, pasar modal akan tetap menjadi collateral dari risiko mata uang ini," ujarnya kepada emitennews.
Sepanjang perdagangan intraday, Selasa (12/5/2026), IHSG kian tergerus 1,39 persen ke level Rp6.809.
Related News
IHSG Sesi I (12/5) Melorot 1,43 Persen, Terlempar ke Level 6.800
Dari Goldman Sachs ke IDX, Oki Ramadhana Bidik Kursi Dirut BEI
IHSG Dibuka Volatil, Ambruk 1 Persen Usai Dibuka Rebound
Harga Minyak Meledak, Koleksi Saham ASII, AALI, TINS, JPFA, dan PTBA
Jelang Rilis MSCI, IHSG Cenderung Tertekan
IHSG Berpeluang Rebound, Analis Soroti Tiga Sentimen Utama





