IHSG Kian Menyala, Angkut Saham BBCA, ISAT, dan JSMR
:
0
Suasana main Hall Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,26 persen menjadi 8.388. Transaksi perdagangan masih didominasi tekanan jual. Meski begitu, indeks masih berpeluang melanjutkan penguatan.
Dengan begitu, sepanjang perdagangan hari ini, Kamis, 13 November 2025, indeks akan menjelajahi area support 8.332-8.276, dan posisi resistance di kisaran 8.488-8.532. Berdasar data tersebut, MNC Sekuritas menyarankan para pelaku pasar untuk mengoleksi sejumlah saham unggulan berikut.
Yaitu, Bank BCA (BBCA) buy on weakness Rp8.000-8.400 per helai dengan target Rp8.750-9.175 per saham, dan stop loss Rp7.900 per eksemplar. Indosat (ISAT) buy on weakness Rp2.050-2.160 per saham dengan proyeksi Rp2.300-2.370 per helai, dan stop loss Rp2.000 per eksemplar.
Jasa Marga (JSMR) speculative buy Rp3.520-3.550 per helai dengan proyeksi Rp3.660-3.760 per saham, dan stop loss Rp3.500. Wir Asia (WIRG) buy on weakness Rp109-114 per saham dengan target Rp134-155 per helai, dan stop loss Rp104 per eksemplar. (*)
Related News
IHSG Akhir Pekan Merosot ke 6.541, Big Banks Kompak Anjlok
Perkuat Hilirisasi, Entitas Arsari Group Gandeng Asahi Solder
IHSG Tertekan, Pilih Saham Fundamental Kuat dengan Arus Kas Solid
RATU Bidik Aset Migas Baru, Ekspansi Bisa Capai Luar Negeri
Tertekan Sentimen, IHSG Siang (11/9) Anjlok 1,49% ke Bawah Level 6.500
EmitenNews Awards 2026: Ajang Pencarian Jawara Emiten di 11 Sektor BEI





