IHSG Lanjut Menguat, Koleksi Saham BBRI, BBNI, dan CTRA
:
0
Seseorang berjalan berlatar layar gerakan IHSG. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Donald Trump resmi menjadi presiden ke-47 Amerika Serikat (AS). Trump menyatakan akan menekan angka inflasi dengan mendeklarasikan darurat energi, dan menekan belanja fiskal.
Itu ditunjukkan dengan pembentukan departemen efisiensi. Gebrakan perdana Trump itu, diprediksi menjadi sentimen positif pasar. Sementara itu, lonjakan harga sejumlah komoditas seperti crude palm oil (CPO), timah, emas, batu bara, tembaga, dan pulp berpeluang menjadi tambahan sentimen positif pasar.
Tidak terkecuali indeks harga saham gabungan (IHSG) akan terkena imbas positif. So, sepanjang perdagangan Hari Ini, Selasa, 21 Januari 2025, IHSG diprediksi akan kembali melanjutkan penguatan. IHSG akan menyusuri kisaran support 7.140-7.110, dan resistance level 7.200-7.235.
Berdasar data itu, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia menyarankan pelaku pasar untuk mengoleksi sejumlah saham berikut. Yaitu, Pakuwon (PWON), Ciputra (CTRA), Bumi Serpong (BSDE), Bank BNI (BBNI), Bank BRI (BBRI), dan Surya Citra (SCMA). (*)
Related News
Tutup April 2026, IHSG Merosot Tajam Tinggalkan Level 7.000
IHSG Sesi I Ambles 2,46 Persen, Asing Net Sell Rp0,97 Triliun
Bursa Sorot MSIE-HBAT, BOBA Dilepas, dan BAPA Kena Suspensi Kedua
Begini Bahlil Respon Laporan JP Morgan Soal Konsumsi Energi
Bursa Besok Libur, IHSG Hari Ini Dibuka Melorot 1,04 Persen ke 7.027
Sejumlah Komoditas Berikut Kini Dibatasi Impornya Demi Swasembada





