IHSG Masih Berpotensi Alami Tekanan, Investor Wajib Cermati Sentimen yang Terjadi
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga penutupan perdagangan kemarin, Selasa (24/5) menguat 73,36 poin atau 1,07% ke level 6.914,14. Sementara investor asing mencatatkan penjualan bersih alias net sell Rp57,5 miliar diseluruh pasar.
Laju IHSG untuk tengah pekan ini masih dalam keadaan cukup diwaspadai, indeks diramal masih berkutat pada level support 6854 dan resistance 6978, kata William Surya Wijaya CEO Yugen Bertumbuh Sekuritas dalam riset hariannya, Rabu (25/5/2022).
Kenaikan yang terjadi dalam pola gerak IHSG pada saat masih bersifat teknikal rebound, sedangkan sentimen dari pergerakan market global maupun regional masih turut membayangi pola gerak IHSG hingga beberapa waktu mendatang.
Selama IHSG belum mampu ditutup diatas resisten level terdekat maka pergerakan IHSG dalam pekan pendek ini terlihat masih berpotensi mengalami tekanan, sehingga para investor masih dapat memanfaatkan momentum fluktuatif harga untuk melakukan trading harian.
Saham pilihan hari ini adalah Indo Tambangraya Megah (ITMG), Telkom Indonesia (TLKM), Bank BRI (BBRI), HM Sampoerna (HMSP), Indofood CBP (ICBP), Bank BNI (BBNI), Semen Indonesia (SMGR), dan Alam Sutera Realty (ASRI).
Related News
Bos BEI Sebut Ada Dua IPO Lighthouse di Awal 2026, Siapa Saja?
Beda Nasib Dua Saham Penghuni Terlama Papan Pemantauan Khusus
Melihat Lagi Gerak DCII dan DSSA, Saham dengan Harga Tertinggi per Lot
Ungguli Bursa Malaysia, IHSG Terbaik Ketiga ASEANĀ
POPSI Khawatir Kenaikan Pungutan Ekspor Lemahkan Daya Saing Sawit RI
TKDN Industri Hulu Migas Hingga 2025 Setara Rp388 Triliun





