IHSG Melejit 2,4 Persen di Sesi I, AMMN, BBNI, UNVR Top Gainers LQ45
Lantai perdagangan saham di BEI.
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga penutupan perdagangan sesi I hari ini Rabu (5/2) menguat 158,75 poin atau 2,49% ke level 6.539,15
Penguatan IHSG di Sesi I hari ini didorong naiknya 10 indeks sektor. Indeks sektor dengan kenaikan tertinggi adalah sektor teknologi yang naik 4,97%, sektor perindustrian naik 2,61% dan sektor barang baku yang naik 2,27%.
Sedangkan satu - satunya indeks sektoral yang turun adalah sektor kesehatan turun 0,30%.
Total volume perdagangan saham di bursa hingga sesi I hari ini mencapai 10,61 miliar saham dengan total nilai Rp 6,78 triliun. Sebanyak 413 saham naik, 184 saham turun dan 191 saham stagnan.
Saham-saham yang yang mengalami kenaikan harga diantaranya DCII sebesar Rp11.600 menjadi Rp127.725 per lembar dan DSSA sebesar Rp1.125 menjadi Rp31.800 per lembar serta UNTR PGUN sebesar Rp1.000 menjadi Rp23.175 per lembar.
Saham-saham yang mengalami penurunan harga diantaranya JSPT sebesar Rp1.425 menjadi Rp8.800 per lembar dan MLPT sebesar Rp1.400 menjadi Rp37.100 per lembar serta FORU sebesar Rp230 menjadi Rp2.550 per lembar.
Saham-saham yang teraktif diperdagangkan diantaranya BBRI sebanyak 42.089 kali senilai Rp1,09 triliun kemudian BBCA sebanyak 20.365 kali senilai Rp669,8 miliar dan WIFI sebanyak 18.002 kali senilai Rp179,9 miliar.
Top gainers LQ45 hingga sesi I hari ini adalah, Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) (7,08%), Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) (6,87%) dan Unilever Indonesia Tbk (UNVR) (5,50%).
Sedangkan Top losers LQ45 hingga sesi I hari ini adalah, Kalbe Farma Tbk (KLBF) (-3,15%), Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) (-1,26%) dan Alamtri Resources Tbk (ADRO) (-1,05%).
Related News
Mayoritas Sektor Menguat, IHSG Lompat 1,22 Persen ke Level 8.031
IHSG Bangkit ke 8.012 di Sesi I (9/2), Saham Emas Kompak Terbang
BTN Mantapkan Transformasi sebagai Mitra Finansial Keluarga Indonesia
Produksi Beras Awal 2026 Berpotensi Naik 15,79 Persen
Pertamina-SGN Bangun Pabrik Bioetanol Kapasitas 30 Ribu KL/Tahun
Purbaya Ajak Aparat Pajak Perbaiki Kinerja, Jangan Kalah Sama 'Pemain'





