Kenalan dengan ETF Emas RI, Ternyata Begini Mekanismenya
:
0
Ilustrasi, potret salah satu ETF Emas yang tengah berada di zona hijau. Foto: EmitenNews
EmitenNews.com - Exchange Trade Fund (ETF) emas resmi diluncurkan pertama kalinya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (10/8). Lima dari tujuh manajer investasi (MI) yang telah mengajukan penerbitan resmi meluncurkan produk ETF emas dengan kode ticker masing-masing.
Kelima MI itu yakni PT Trimegah Asset Management (XTRA), PT BRI Manajemen Investasi (XDES), PT Mandiri Manajemen Investasi (XMES), PT Syailendra Capital (XSGO), dan PT Indo Premier Investment Management (XGLD).
Tapi, apa itu ETF Emas? Mengutip jurnal karya Dr D Deepa berjudul “An Analysis of Investment Performance Evaluation of Gold ETFS (Exchange Trade Funds) in India”, ETF Emas adalah instrumen investasi yang kinerjanya atau returns didasarkan pada harga emas fisik. Artinya, ada emas fisik yang menjadi underlying asset ETF Emas.
Di Indonesia, underlying emas fisik murni itu direpresentasikan secara digital melalui Electronic Gold Receipt (EGR) yang disediakan oleh PT Pegadaian sebagai penyedia aset dasar atau underlying provider.
Adapun bentuk kepemilikannya, ETF Emas berbentuk unit digital sehingga investor dapat berinvestasi pada emas batangan (gold bullion) tanpa perlu membeli atau menyimpan emas fisik secara langsung.
“They are the units that represent the physical gold that can be in paper or demat form,” dikutip dari jurnal tersebut, Selasa (11/8).
Sementara untuk mekanisme perdagangannya, hampir serupa dengan saham biasa yang terdaftar di bursa, yang mana diperdagangan secara real time mengikut jam perdagangan pasar modal. Investor bisa memantau secara langsung pergerakan harga ETF Emas yang tersedia.
Adapun nilai ETF Emas umumnya bergerak sebagaimana harga emas. Sehingga naik turunnya harga emas juga berpengaruh terhadap nilai ETF Emas yang diperdagangkan.
Mengutip pegadaian, secara umum ETF Emas terbagi menjadi dua kelompok utama yaitu ETF berbasis emas fisik dan ETF saham perusahaan tambang emas. Jenis ETF berbasi emas fisik secara langsung mencerminkan harga emas karena didukung oleh kepemilikan emas fisik. Selain itu, pengelola dana akan menyimpan emas batangan sebagai underlying asset.
Sedangkan ETF saham perusahaan tambang emas berisi kumpulan saham perusahaan yang bergerak di industri pertambangan emas. Jadi, pergerakan nilainya tidak hanya dipengaruhi harga emas, tetapi kinerja bisnis perusahaan tersebut.
Related News
IHSG Pagi Kembali Melenggang Naik, Ada Proyeksi Bullish Jangka Pendek
Ramaikan Investasi Emas , Mandiri Investasi Sajikan ETF Syariah (XMES)
Rupiah Bangkit, IHSG Cenderung Menguat
Jelang Rebalancing MSCI 12 Agustus, IHSG Berpotensi Konsolidasi
Respons Calon Gubernur BI, IHSG Bergerak Sideways
Perluas Layanan KPR dan Digitalisasi, BTN Gandeng Pemkot Padang





