EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melesat 282,28 poin atau 5,65% ke 5.278,88 pada penutupan perdagangan Selasa (20/10/2026). Indeks komposit dibuka melemah pada perdagangan pagi namun tak lama langsung rebound dan tutup di level tertinggi intraday.

Sebanyak 670 saham menguat dan hanya 99 saham yang melemah. Sebanyak 30 saham lainnya stagnan.

Volume perdagangan ramai yaitu sejumlah 56,78 miliar saham dengan frekuensi sebanyak 2,5 juta kali dan total nilai transaksi Rp26,54 triliun.

Kapitalisasi pasar tinggalkan level 8.000 triliun menuju Rp9.307,52 triliun pada penutupan perdagangan hari ini.

Saham-saham perbankan big caps menopang transaksi dan mendorong IHSG menghijau. BBCA dengan transaksi terbesar Rp5,6 triliun mencatat kenaikan harga 7,88% ke Rp5.200 per saham.

BBRI mencatat transaksi Rp1,9 triliun dan harga menguat 9,84% ke Rp2.790, diikuti BMRI senilai Rp1,4 triliun harga menguat 9,82% ke Rp3.690, serta BBNI yang naik 8,78% ke Rp3.220 dengan total transaksi Rp383,7 miliar.

Sementara itu, saham emiten milik pengusaha Prajogo Pangestu yaitu BRPT mencatat kenaikan harga terbesar (top gainer) 20,08% menjadi Rp1.435, disusul WIFI menguat 19,51% ke Rp1.225, dan IATA melesat 17,95% ke Rp92 per saham.

Sebaliknya, saham yang berada di jajaran top losers hari ini adalah LUCY yang merosot 9,91% ke Rp100, diikuti IDEA anjlok 9,6% ke Rp179, dan BUKA turun 6,99% ke Rp346 per saham.