IHSG Merosot Tipis di Akhir Pekan, Enam Sektor Jadi Pemberat
:
0
Ilustrasi Bursa Efek Indonesia
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia pada perdagangan akhir pekan, Jumat, 19 Desember 2025, ditutup turun 8,64 poin atau 0,10 persen ke level 8.609,55. Pada penutupan perdagangan kemarin, IHSG berada di level 8.618,19.
Sepanjang hari ini, indeks komposit bergerak di kisaran 8.562,88 hingga 8.671,76. Sementara, mayoritas indeks sektoral melemah dipimpin sektor transportasi yang merosot 2,86 persen. Disusul sektor kesehatan yang melemah 0,99 persen, dan sektor infrastruktur anjlok 0,90 persen.
Sebanyak lima sektor menguat namun tak mampu mengimbangi enam sektor lain yang merosot. Sektor yang naik paling tinggi yaitu sektor barang konsumen non primer sebesar 0,08 persen, sektor barang baku naik 0,17 persen, dan sektor keuangan keuangan 0,14 persen.
Total volume perdagangan mencapai 40,81 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 47,04 triliun. Sebanyak 473 saham turun, 197 harganya naik dan 133 tidak berubah harga.
Saham GOTO hari ini menjadi raja transaksi, dari sisi volume tercatat paling tinggi yaitu sebanyak 4,05 miliar saham, melampaui saham BUMI sebesar 2,74 miliar saham, dan LEAD sebanyak 1,69 miliar saham.
Saham-saham yang mencatat nilai transaksi paling besar adalah DSSA sebesar Rp1,62 triliun, disusul BBCA Rp1,05 triliun, dan BUMI Rp945,78 miliar.
Untuk jajaran saham yang harganya naik paling tinggi adalah BAIK naik 40 poin atau 34,78 persen, TALF menguat 125 poin atau 25 persen, dan RLCO naik 265 poin atau 24,88 persen.
Related News
Wall Street Loyo, Nyala IHSG Lanjut
Daftar Emiten Cum Dividend Sekarang (2/7), Ada BREN hingga PMJS
IHSG Cenderung Konsolidasi Hari Ini, Cek Area Support dan Resistance
Kemenperin Ungkap Penyebab PMI Manufaktur Juni 2026 Turun
Fitch Sorot Devisa, IHSG Konsolidatif
Dari Ekonomi Melemah hingga Regulasi Ekspor Baru, Fitch Soroti Hal Ini





