IHSG Naik 0,90 Persen di Sesi I, AMMN, JSMR, ESSA Top Gainers LQ45
Screen perdagangan saham di BEI.
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga penutupan perdagangan sesi Kamis (20/3) menguat 0,90% atau 56,973 poin ke level 6.368,633.
Penguatan IHSG di sesi I didorong Sebanyak delapan indeks sector. Tiga saham dengan kenaikan tertinggi yakni: IDX-Techno 10,03%, IDX-Basic 1,59%, dan IDX-Trans 1,08%.
Total volume perdagangan 9,4 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 6,4 triliun. Sebanyak 290 saham naik, 265 saham turun, dan 238 saham stagnan.
Saham-saham yang yang mengalami kenaikan harga diantaranya DCII sebesar Rp27.775 menjadi Rp166.725 per lembar dan DSSA sebesar Rp1.500 menjadi Rp43.625 per lembar serta JSPT sebesar Rp1.300 menjadi Rp9.550 per lembar.
Saham-saham yang mengalami penurunan harga diantaranya FAPA sebesar Rp325 menjadi Rp5.250 per lembar dan CSMI sebesar Rp230 menjadi Rp2.120 per lembar serta BRIS sebesar Rp220 menjadi Rp2.200 per lembar.
Saham-saham yang teraktif diperdagangkan diantaranya MINA sebanyak 29.494 kali senilai Rp64,3 miliar kemudian BBRI sebanyak 27.575 kali senilai Rp666,4 miliar dan PSAB sebanyak 27.288 kali senilai Rp108,7 miliar.
Saham-saham top gainers LQ45 hingga sesi I, Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) naik 4,37% ke Rp 5.975, Jasa Marga Tbk (JSMR) naik 4,17% ke Rp 4.000 dan Industries Tbk (ESSA) naik 3,57% ke Rp 580.
Sedangkan Saham-saham top losers LQ45, Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) turun 9,09% ke Rp 2.200, Vale Indonesia Tbk (INCO) turun 3,75% ke Rp 2.310 dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun 2,94% ke Rp 1.320
Related News
Mayoritas Sektor Menguat, IHSG Lompat 1,22 Persen ke Level 8.031
IHSG Bangkit ke 8.012 di Sesi I (9/2), Saham Emas Kompak Terbang
BTN Mantapkan Transformasi sebagai Mitra Finansial Keluarga Indonesia
Produksi Beras Awal 2026 Berpotensi Naik 15,79 Persen
Pertamina-SGN Bangun Pabrik Bioetanol Kapasitas 30 Ribu KL/Tahun
Purbaya Ajak Aparat Pajak Perbaiki Kinerja, Jangan Kalah Sama 'Pemain'





