IHSG Potensial Menguat, Angkut Saham EMAS, ARCI, dan GOTO
Suasana penutupan perdagangan IHSG edisi 2025 di Main Hall Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali 2026 dengan mantap. Itu setelah sepanjang perdagangan, indeks mengalami penguatan 1,17 persen menjadi 8.748. Transaksi perdagangan juga masih didominasi volume pembelian.
Sejatinya, indeks masih berpotensi melanjutkan apresiasi. Namun, di tengah deru lonjakan itu, terselip potensi untuk mengalami koreksi. So, sepanjang perdagangan hari ini, Senin, 5 Januari 2026, indeks akan menyusuri level support 8.584-8.525, dan area resistance 8.776-8.822.
Menilik data itu, MNC Sekuritas menyarankan para pelaku pasar untuk mengoleksi sejumlah saham berikut. Yaitu, Archi Indonesia (ARCI) buy on weakness Rp1.490-1.575 per helai dengan target Rp1.775-1.950, dan stop loss Rp1.380. Merdeka Resources (EMAS) Rp5.475-5.600 dengan proyeksi Rp6.100-6.400, dan stop loss Rp5.275.
Cimory (CMRY) speculative buy Rp5.425-5.525 per lembar dengan proyeksi harga Rp5.925-6.300 per eksemplar, dan stop loss Rp5.325 per lembar. Goto Group (GOTO) buy on weakness Rp65-68 per lembar dengan target Rp71-73 per saham, dan stop loss Rp64 per eksemplar. (*)
Related News
IHSG Akhir Pekan Ambles ke 7.585, Seluruh Sektor Masuk Zona Merah
10 Kursi AB Kembali Dilelang Pada Awal April 2026, Siapa Berminat?
ACC dan Yayasan Astra Guyur UMKM dengan Dana Bergulir
IHSG Sesi I Drop 2,61 Persen ke 7.509, Saham-Saham Konglo Berguguran
Pertamina Ajak Masyarakat Hemat BBM dan LPG
KISI Challenge: The Next Wave (Special Edition) Diikuti 5000 Peserta





