IHSG Rawan Koreksi, Angkut Saham BRPT, ELSA, dan SMRA
Petugas kebersihan menyisir teras depan area Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 1,49 persen menjadi 8.274. Transaksi perdagangan disertai dengan kemunculan volume pembelian. So, indeks berluang untuk melanjutka penguatan, dan tidak menutup potensi koreksi.
Dengan begitu, sepanjang perdagangan hari ini, Jumat, 24 Oktober 2025, indeks akan menjelajahi area support 8.236-8.141, dan resistance di kisaran 8.288-8.314. Berdasar data itu, MNC Sekuritas menyarankan investor mengoleksi sejumlah saham andalan berikut.
Yaitu, Adhi Karya (ADHI) buy on weakness Rp260-268 per helai dengan target Rp286-298 per saham, dan stop loss Rp258 per eksemplar. Barito Pacific (BRPT) speculative buy Rp3.600-3.720 per helai dengan proyeksi Rp3.930-4.140 per saham, dan stop loss Rp3.510 per lembar.
Elnusa (ELSA) speculative Rp496-505 per helai dengan proyeksi Rp525-545 per lembar, dan stop loss Rp492 per eksemplar. Summarecon Agung (SMRA) buy on weakness Rp368-386 per saham dengan proyeksi Rp414-428 per helai, dan stop loss Rp362 per eksemplar. (*)
Related News
Kembali Tertekan, IHSG Sesi I (6/2) Rontok 2,83 Persen ke 7.874
Datangi Industri Baja Pengemplang Pajak, Purbaya Minta Utang Dibayar
Juda Agung Wamenkeu, Koordinasi Fiskal-Moneter Diharapkan Makin Baik
Wall Street Jeblok, IHSG Kembali Terkoreksi
Respons Moody’s, IHSG Susuri Level 8.000
IHSG Tertekan, Angkut Saham BREN, CMRY, dan KRAS





