IHSG Rebound, Gulung Saham SSMS, HRTA, dan ESSA
Suasana main hall Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi 0,02 persen menjadi 8.370. Transaksi perdagangan masih didominasi tekanan jual. Pergeraan masih konsolidasi. Meski begitu, indeks masih berpeluang untuk berbalik menguat.
Sepanjang perdagangan hari ini, Senin, 17 November 2025, indeks akan mengitari area support 8.332-8.276, dan posisi resistance 8.488-8.532. Berdasar data dan fakta itu, MNC Sekuritas menyarankan para pelaku pasar untuk mengoleksi sejumlah saham andalan berikut.
Yaitu, Essa Industries (ESSA) buy on weakness Rp630-660 per saham dengan target Rp710-760 per helai, dan stop loss Rp605 per saham. Hartadinata (HRTA) speculative buy Rp1.345-1.365 per saham dengan proyeksi Rp1.455-1.535 per helai, dan stop loss Rp1.330 per eksemplar.
Sawit Sumbermas (SSMS) buy on weakness Rp1.460-1.530 per saham dengan proyeksi Rp1.570-1.690 per helai, dan stop loss Rp1.430. Wintermar (WINS) buy on weakness Rp436-444 per saham dengan target Rp454-478 per lembar, dan stop loss Rp432 per eksemplar. (*)
Related News
Wall Street Melepuh, IHSG Potensial Menguat
Aksi Jual Mendera, IHSG Menuju 7.770
IHSG Tertekan, Bungkus Saham TLKM, ISAT, dan MINA
IHSG Bangkit dari Tekanan, Tapi Masih Merah di Akhir Perdagangan
Efek MSCI Nyata Hanya Bagi Saham RI, Performa IHSG Terburuk Sedunia
Gagal Rebound, IHSG Sesi I Masih Koreksi 5,91 Persen ke 7.828





