IHSG Rebound, Serok Saham EXCL, ACES, dan CPIN
Suasana main Hall Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi 0,4 persen menjadi 8.241. Transaksi disertai dengan kemunculan tekanan jual. Messi begitu, indeks masih sangat berpeluang untuk menguat.
Sepanjang perdagangan hari ini, Rabu, 5 November 2025, indeks akan mencoba menjelajahi area support 8.144-8.042, dan posisi resistance 8.309-8.365. Berdasar data tersebut, MNC Sekuritas menyarankan para pelaku pasar untuk mengoleksi sejumlah saham unggulan berikut.
Yaitu, Azko (ACES) buy on weakness Rp432-434 per saham dengan proyeksi di level Rp452-472 per helai, dan stop loss Rp424 per eksemplar. Charoen Pokphand (CPIN) buy on weakness Rp4.450-4.600 per helai dengan target harga Rp4.870-5.125 per saham, dan stop loss Rp4.380 per eksemplar.
XLSmart Telecom (EXCL) speculative buy Rp2.650-2.720 per helai dengan proyeksi Rp2.820-2.950 per lembar, dan stop loss Rp2.580 per eksemplar. Map Aktif (MAPA) buy on weakness Rp720-755 per helai dengan target Rp805-830 per saham, dan stop loss Rp685 per eksemplar. (*)
Related News
Kembali Tertekan, IHSG Sesi I (6/2) Rontok 2,83 Persen ke 7.874
Datangi Industri Baja Pengemplang Pajak, Purbaya Minta Utang Dibayar
Juda Agung Wamenkeu, Koordinasi Fiskal-Moneter Diharapkan Makin Baik
Wall Street Jeblok, IHSG Kembali Terkoreksi
Respons Moody’s, IHSG Susuri Level 8.000
IHSG Tertekan, Angkut Saham BREN, CMRY, dan KRAS





