EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengawali perdagangan perdana tahun 2026 dengan nada semringah, indeks naik signifikan pada sesi I. IHSG tercatat naik 0,90 persen atau bertambah 77,97 poin ke level 8.724,90 pada perdagangan Jumat (2/1/2026).

Mengutip data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), total volume perdagangan saham mencapai 25,83 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp11,86 triliun. Sebanyak 461 saham menguat, 219 saham melemah, dan 129 saham stagnan.

Secara sektoral, mayoritas indeks sektoral berada di zona hijau. Penguatan tertinggi dicatat indeks IDX Transportation (IDXTRANS) yang melesat 5,01 persen, disusul IDX Cyclical (IDXCYCLICAL) naik 3,14 persen, IDX Energy (IDXENERGY) menguat 2,60 persen, dan IDX Basic (IDXBASIC) naik 2,33 persen. Sementara itu, indeks IDX Finance (IDXFINANCE) terkoreksi 0,85 persen dan IDX Health (IDXHEALTH) melemah 0,98 persen.

Penguatan IHSG turut ditopang saham-saham berkapitalisasi besar dan saham komoditas. Saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) melesat 7,70 persen, PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) naik 7,27 persen, dan PT Petrosea Tbk (PTRO) menguat 2,97 persen. Di sisi lain, saham perbankan masih tertekan, dengan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) melemah 1,83 persen dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) turun 1,79 persen.

Dalam pembukaan bursa perdana 2026 sendiri dihadiri oleh Menteri Keuangan RI yakni, Purbaya Yudhi Sadewa dan turut menyatakan proyeksinya bahwa, “Target IHSG pada tahun ini di level 10.000.”