IHSG Sideways, Borong Saham INET, CUAN, EMAS, dan PTRO
:
0
Indeks harga saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona merah pada perdagangan sesi 2, Jumat 26 Juni 2026. Photo/Rizki EmitenNews.com
EmitenNews.com - Indeks bursa Wall Street akhir pekan lalu ditutup melemah. Data nonfarm payrolls lebih tinggi dari estimasi meningkatkan peluang akan kenaikan suku bunga the Fed pada 16 September mendatang. Data nonfarm payrolls tercatat 162 ribu pada Agustus 2026, jauh di atas perkiraan sebesar 53 ribu.
Tingkat pengangguran stabil pada level 4,1 persen. Akibatnya, yield US-treasury meningkat, dengan tenor 2 tahun yang sensitif dengan suku bunga mencapai level tertinggi sejak Januari 2025 pada level 4,377 persen. Sedang U.S. 10-year Bond Yield naik lebih dari 2 bps ke level 4,784 persen.
Harga emas spot melemah 2,2 persen menjadi USD4,376 per troy oz. Sedang harga minyak menguat tipis di tengah aksi militer AS-Iran yang kembali terjadi. Bursa saham Amerika Serikat (AS) hari ini, Senin, 7 September 2026 karena libur Hari Buruh. Investor akan mencermati data inflasi AS Agustus 2026, ditaksiryan naik menjadi 0,4 persen MoM dari 0,1 persen MoM.
Menjelang pertemuan the Fed pekan depan dengan peningkatan probabilitas kenaikan suku bunga, Pemerintahan Donald Trump tampaknya berupaya mencegah kenaikan tersebut. Trump mengancam akan menghentikan perdagangan dengan negara-negara yang mencatatkan surplus perdagangan dengan AS, kecuali jika the Fed menurunkan suku bunga.
Sementara itu, pasar juga akan mencermati pengiriman minyak di Teluk Persia menyusul aksi serang antara AS-Iran. Selain itu, Eropean Central Bank (ECB) diperkirakan menaikkan suku bunga 25 basis points (bps) pada pertemuan pekan ini. Dari domestik, dijadwalkan merilis indeks keyakinan konsumen, retail sales, dan penjualan mobil.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhir pekan lalu ditutup melemah 0,47 persen menjadi 6.636. Itu terjadi setelah sempat hampir menutup gap 6.705. Indikator Stochastic RSI berada pada area overbought namun histogram MACD masih di area positif. IHSG akan cenderung bergerak sideways pada kisaran 6.500-6.750 pekan ini.
Berdasar data itu, Phintraco Sekuritas menyarankan para investor untuk menyerap sejumlah saham andalan berikut. Yaitu, Japfa (JPFA), Sinergi Inti Andalan (INET), Petrosea (PTRO), Petrindo Jaya Kreasi (CUAN), dan Merdeka Gold Resources (EMAS). (*)
Related News
IHSG & IDXHEALTH Dibuka Menguat Sentimen Erupsi GAK, 3 Sektor Tertekan
Ikuti Wall Street, IHSG Orbit Zona Merah
IHSG Sepekan & Proyeksi, Big Banks RI Sukses Jala Inflow Asing Rp3,19T
IHSG Masuk Pekan Krusial, Mampukah Tembus Level 6.705?
Asing Borong Big Banks, Cermati Sentimen Abu Vulkanik Krakatau
IHSG Bakal Uji Area 6.700 Lagi, Cermati Analisis Berikut





