IHSG Terseret Koreksi, Bungkus Saham BBTN, BSDE, dan MEDC
Suasana main Hall Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhir pekan lalu lalu terkoreksi 0,03 persen menjadi 8.271. Transaksi perdagangan disertai dengan kemunculan tekanan jual. So, indeks peredaran indeks masih kental dengan aroma koreksi.
Oleh sebab itu, sepanjang perdagangan hari ini, Senin, 27 Oktober 2025, indeks akan menyusuri lembah support 8.141-8.034, dan posisi resistance di kisaran 8.365-8.434. Berdasar data itu, MNC Sekuritas menyarankan para pelaku pasar untuk mengoleksi sejumlah saham andalan berikut.
Yaitu, Bank Tabungan Negara (BBTN) speculative buy Rp1.180-1.200 per helai dengan target Rp1.250-1.275 per saham, dan stop loss Rp1.165 per lembar. Bumi Serpong Damai (BSDE) buy on weakness Rp890-945 per saham dengan proyeksi Rp1.010-1.045 per helai, dan stop loss Rp870 per eksemplar.
Essa Industries (ESSA) buy on weakness Rp560-590 per helai dengan proyeksi Rp640-665 per saham, dan stop loss Rp555 per lembar. Medco Energi (MEDC) buy on weakness Rp1.240-1.350 per helai dengan target Rp1.35-1.555 per helai, dan stop loss Rp1.215 per lembar. (*)
Related News
Kembali Tertekan, IHSG Sesi I (6/2) Rontok 2,83 Persen ke 7.874
Datangi Industri Baja Pengemplang Pajak, Purbaya Minta Utang Dibayar
Juda Agung Wamenkeu, Koordinasi Fiskal-Moneter Diharapkan Makin Baik
Wall Street Jeblok, IHSG Kembali Terkoreksi
Respons Moody’s, IHSG Susuri Level 8.000
IHSG Tertekan, Angkut Saham BREN, CMRY, dan KRAS





