IHSG Tertekan, Gulung Saham BIRD, GGRM, MDKA, dan NCKL
:
0
Suasana main Hall Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi 1,89 persen menjadi 7.164. Transaksi perdagangan diwarnai dengan kemunculan tekanan jual. Oleh karena itu, indeks belum bisa keluar tekanan dan rawan menjalani koreksi kembali.
Kendati begitu, peluang indeks untuk mengorbit zona hijau belum sepenuhnya tertutup. Dengan demikian, sepanjang perdagangan hari ini, Jumat, 27 Maret 2026, indeks akan menjelajahi area support 7.156-7.057, dan posisi resistance 7.374-7.527.
Menilik data dan fakta itu, MNC Sekuritas menyarankan para saudagar menyerok sejumlah saham berikut. Yaitu, Blue Bird (BIRD) buy on weakness Rp1.645-1.675 per helai dengan proyeksi Rp1.715-1.745 per saham, dan stop loss Rp1.630. Gudang Garam (GGRM) speculative buy Rp13.775-14.00 dengan target Rp14.475-15.000, dan stop loss Rp13.600.
Merdeka Copper Gold (MDKA) buy on weakness Rp3.110-3.200 per saham dengan proyeksi Rp3.350-3.580 per lembar, dan stop loss Rp3.050. Trimegah Bangun Persada (NCKL) speculative buy Rp1.120-1.150 per helai dengan target Rp1.190-1.275 per saham, dan stop loss Rp1.100 per eksemplar. (*)
Related News
IHSG Akhir Pekan Melesat ke 6.401, CUAN Top Loser LQ45
Pidato Prabowo Sengat IHSG, Indeks Berbalik Reli 0,56% di Akhir Sesi I
Prabowo Sebut Keuntungan BUMN Naik 2 Kali Lipat dalam 2 Tahun
Menyambut HUT ke-81 RI, IHSG Jumat Dibuka Terkoreksi 0,18 Persen
IHSG Tertekan 1,13 Persen, MNC Sekuritas Ungkap Dua Skenario
Di Tengah Sentimen MSCI, Kiwoom Masih Bidik IHSG ke 7.000





