IHSG Tertekan, Serok Saham BBCA, TINS, HRUM, dan JPFA
:
0
Suasana main Hall Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan koreksi 0,61 persen menjadi 7.048. Transaksi perdagangan disertai dengan kemunculan tekanan jual. Oleh sebab itu, pergerakan indeks masih berada di fase downtrend.
Dengan demikian, posisi indeks masih rawan mengalami koreksi meski tidak menutup kemungkinan untuk melakoni rebound. Sao, sepanjang perdagangan hari ini, Rabu, 1 April 2026, indeks akan menyusuri area support 7.022-6.917, dan posisi resistance di kisaran 7.302-7.434.
Berdasar data itu, MNC Sekuritas menyarankan investor mengoleksi saham Bank BCA (BBCA) buy on weakness Rp6.100-6.350 per helai dengan target Rp6.800-7.225 per saham, dan stop loss Rp5.975. Harum (HRUM) buy on weakness Rp990-1.010 per saham dengan proyeksi Rp1.125-1.205, dan stop loss Rp960 per eksemplar.
Japfa Comfed (JPFA) speculative buy Rp2.280-2.320 per lembar dengan proyeksi Rp2.500-2.650 per saham, dan stop loss Rp2.220 per eksemplar. Timah (TINS) buy on weakness Rp3.210-3.310 per helai dengan target Rp3.440-3.690 per lembar, dan stop loss Rp3.100 per eksemplar. (*)
Related News
CIMB Niaga Ganjar Pejuang Mimpi dengan OCTO
Top Losers Sepekan, Eks Saham Gocap Dominasi! DADA hingga GOTO
10 Saham Top Gainers Sepekan, BSWD, CSMI hingga UVCR
DJP Tunjuk Enam Issuer Tarik PPN Digital Luar Negeri
IHSG Sepekan Melorot 3,28 Persen, Market Cap Bursa Turun Jadi Segini
Marak Lagi, Komdigi-Polri Usut Penyebaran Data Pribadi Ilegal Kementer





