IHSG Tertekan, Serok Saham INTP, KLBF, dan TKIM
:
0
pergerakan IHSG di Main Hall Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) belum bisa keluar dari tekanan jual. Bahkan bisa melakoni koreksi tajam dengan menyusuri 7.355-7.444. Apalagi, sepanjang perdagangan kemarin, aksi jual lebih dominan.
MNC Sekuritas meramal sepanjang perdagangan hari ini, Rabu, 30 Oktober 2024, IHSG akan menjelajahi level support 7.595-7.518, dan posisi resistance di kisaran 7.810-7.910. sejumlah saham laik koleksi dan berpotensi melonjak sebagai berikut.
Yaitu, Indocement (INTP) buy on weakness Rp6.975-7.350 per helai dengan proyeksi harga di kisaran Rp7.600-8.225 per lembar, dan stop loss Rp6.950. Kalbe Farma (KLBF) buy on weakness Rp1.570-1.600 dengan target Rp1.655-1.750, dan stop loss Rp1.540.
Tjiwi Kimia (TKIM) speculative buy Rp7.200-7.275 per saham dengan proyeksi harga di kisaran Rp7.450-7.800 per helai, dan stop loss Rp7.150. Ultrajaya (ULTJ) buy on weakness Rp1.845-1.860 per helai dengan target Rp1.880-1.905 per lembar, dan stop loss Rp1.835 per eksemplar. (*)
Related News
IHSG Dibuka Fluktuatif, Drop 0,30 Persen ke 6.579
Rupiah Sudutkan IHSG, Gulung Saham TLKM, ASII hingga MEDC
IHSG Tertekan, Akrobat Rupiah Bikin Investor Waswas
IHSG Ambruk ke 6.599, Analis Prediksi Masih Berpotensi Koreksi
SpaceX Siap Melantai di Nasdaq, Berpotensi Jadi IPO Terbesar
IHSG ke 6.599 Bukan Sekadar Koreksi Biasa, Tapi Memasuki Fase Krisis





