IHSG Turun 0,23 Persen di Sesi I, MDKA, BUKA, MEDC Top Losers LQ45
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga penutupan perdagangan sesi I siang hari ini Senin (28/11) turun 0,23% atau 15,886 poin ke level 7.037,264.
Pelemahan IHSG di sesi I terseret indeks sektoral yang turun paling dalam yakni IDX-Techno -2,31%, IDX-Basic 1,28%, dan IDX-Energy -0,78%.
Total volume perdagangan saham hingga penutupan Sesi I hari ini mencapai 13,89 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp 6,85 triliun. Sebanyak 316 saham turun, 207 saham naik, dan 172 saham stagnan.
Top losers LQ45 hingga penutupan sesi I hari ini, Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) turun 6,85% ke Rp 4.080, Bukalap.com Tbk (BUKA) turun 4,67% ke Rp 286 dan Medco Energi International Tbk (MEDC) turun 4,27% ke Rp 1.010.
Sedangkan top gainers LQ45, - Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA) naik 4,23% ke Rp 2.710, Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) naik 2,53% ke Rp 2.840 dan Unilever Indonesia Tbk (UNVR) naik 2,17% ke Rp 4.700.
Saham-saham yang yang mengalami kenaikan harga diantaranya BYAN sebesar Rp2.225 menjadi 93.675 per lembar dan NFCX sebesar Rp300 menjadi 8.950 per lembar serta TCID sebesar Rp300 menjadi 6.300 per lembar.
Saham-saham yang mengalami penurunan harga diantaranya EDGE sebesar Rp475 menjadi 20.000 per lembar dan UNIC sebesar Rp350 menjadi 10.350 per lembar serta MDKA sebesar Rp300 menjadi 4.080
Saham-saham yang teraktif diperdagangkan diantaranya AMAR sebanyak 23.778 kali senilai Rp15,9 miliar dan BUMI sebanyak 22.321 kali senilai Rp419,03 miliar dan BSBK sebanyak 20.419 kali senilai Rp97,4 miliar.
Related News
Purbaya: Lewat Batas, Anggaran Tak Terpakai, Kita Tarik atau Hangus!
Jelang Tutup Tahun, DJP Rilis Sudah 11 Juta WP Aktivasi Coretax
Harga Emas Antam Hari ini Tetap di Rp2.501.000 per Gram
Ekonom: Perlu Evaluasi Ulang Kebijakan Sebelum Implementasi B50
Menteri Rosan Ungkap, Realisasi Investasi 2025 Tembus Rp1.905 Triliun
BI Rate 2025 vs 2024, Bagaimana Arah Kebijakan Bank Indonesia di 2026?





