IHSG Turun 0,87 Persen di Sesi I, SMGR, GGRM, INCO Top Losers LQ45
Screen pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI)
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), hingga penutupan perdagangan sesi I siang hari ini Rabu (30/10) turun 0,87% atau 66,131 poin ke level 7.540,469.
Pelemahan IHSG di sesi I terseret penurunan 10 indeks sectoral. Sedangkan Tiga sektor dengan penurunan terdalam yakni IDX-Techno 1,45%, IDX-NonCyc 1,06%, dan IDX-Finance 0,94%.
Sebanyak 354 saham turun, 180 saham naik, dan 236 saham stagnan. Total volume perdagangan 10 miliar saham dengan nilai transaksi capai Rp 5,7 triliun.
Saham-saham yang yang mengalami kenaikan harga diantaranya SONA sebesar Rp1.400 menjadi Rp10.000 per lembar dan FORU sebesar Rp970 menjadi Rp4.870 per lembar serta LIFE sebesar Rp600 menjadi Rp8.000 per lembar.
Saham-saham yang mengalami penurunan harga diantaranya MLPT Sebesar Rp1.050 menjadi Rp14.750 per lembar dan GGRM sebesar Rp500 menjadi Rp14.375 per lembar serta STTP sebesar Rp500 menjadi Rp13.900 per lembar.
Saham-saham yang teraktif diperdagangkan diantaranya BBRI sebanyak 35.936 kali senilai Rp773,6 miliar kemudian PSAB sebanyak 35.689 kali senilai Rp117,7 miliar dan BSBK sebanyak 34.179 kali senilai Rp34,4 miliar.
Saham-saham top losers LQ45:
- PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) turun 4,14% ke Rp 3.940
- PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun 3,36% ke Rp 14.375
- PT Vale Indonesia Tbk (INCO) turun 3,01% ke Rp 3.870
Saham-saham top gainers LQ45:
- PT Indosat Tbk (ISAT) naik 4,31% ke Rp 2.420
- PT MEdco Energi Internasional Tbk (MEDC) naik 2,83% ke Rp 1.270
- PT Harum Energy Tbk (HRUM) naik 2,11% ke Rp 1.210.
Related News
IHSG Akhir Pekan Ambruk 2 Persen ke Level 7.900-an
FIF Rilis Dua Seri Obligasi Rp2,5 Triliun, Kupon 4,75 dan 5,75 Persen
Keamanan Berlapis, PINTU Perkuat Sinergi dengan Aparat Penegak Hukum
Kembali Tertekan, IHSG Sesi I (6/2) Rontok 2,83 Persen ke 7.874
Datangi Industri Baja Pengemplang Pajak, Purbaya Minta Utang Dibayar
Juda Agung Wamenkeu, Koordinasi Fiskal-Moneter Diharapkan Makin Baik





