Ikuti Regulasi, Danantara AM Lepas 3,74 Miliar Saham GIAA
Sejumlah armada Garuda Indonesia terparkir di salah satu bandara. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Danantara Asset Management (Danantara AM) mengurangi kepemilikan saham Garuda Indonesia (GIAA). Itu dilakukan dengan melepas 3,74 miliar eksemplar. Transaksi pengalihan tersebuh telah dipatenkan pada 5 Januari 2026.
Pengalihan kepada Badan Pengaturan BUMN itu, terjadi dengan harga pelaksanaan Rp459 per helai. Menyusul skema harga itu, Danantara AM mengemas dana taktis senilai Rp1,71 triliun. Dengan penuntasan transaksi itu, timbunan saham Danantara AM menyusut.
Tepatnya, menjadi 370,9 miliar eksemplar alias setara dengan 91,11 persen. Berkurang sekitar 0,921 persen dari episode sebelum transaksi dengan tabulasi tidak kurang dari 374,64 miliar lembar. Koleksi saham sebelum transaksi sekitar 92,031 persen.
Selanjutnya, Negara Republik Indonesia melalui BP BUMN mengempit saham Garuda Indonesia sebanyak 3,74 miliar eksemplar setara dengan 0,92 persen. Transaksi pengalihan kepemilikan saham Garuda milik Danantara AM kepada BP BUMN untuk memenuhi ketentuan UndangUndang Nomor 16 Tahun 2025.
Dengan begitu, komposisi pemegang saham Garuda Indonesia menjadi sebagai berikut. Negara Republik Indonesia 3,74 miliar helai alias 0,92 persen, Danantara AM 370,9 miliar saham atau 91,11 persen, Trans Airways 7,31 miliar lembar, dan publik 25,11 miliar lembar. (*)
Related News
WOM Finance Jual Obligasi AAA Rp1,5 Triliun, Kupon hingga 5,50 Persen
Laba Emiten Grup Astra (MMLP) Anjlok 73,9 Persen di 2025, Sisa Rp63M
Kolaborasi BREN-SLB Siap Cari Proyek Panas Bumi hingga Luar Negeri
Buyback Rp250 Miliar, RAJA Tegaskan Jaga Free Float di Atas 15 Persen
Beruntun! Komisaris MDKA Asal Inggris Akumulasi Saham Senilai Rp4,47 M
Setahun Lebih Menjabat, Dirut NETV Lie Halim Mengundurkan Diri





