Imbal Hasil Obligasi AS Turun, Angin Segar untuk Pasar Keuangan RI
:
0
Berdasarkan data Trading Economics, indeks S&P 500 menguat 0,3%, Nasdaq naik 0,6%, dan Dow Jones Industrial Average bertambah 160 poin.
EmitenNews.com - Indeks ekuitas Amerika Serikat (AS) ditutup lebih tinggi pada hari Selasa. Penguatan ini dipimpin oleh pemulihan sektor teknologi menyusul penurunan harga minyak bumi yang mendorong penurunan imbal hasil obligasi Treasury jangka panjang.
Berdasarkan data Trading Economics, indeks S&P 500 menguat 0,3%, Nasdaq naik 0,6%, dan Dow Jones Industrial Average bertambah 160 poin. Sektor yang sensitif terhadap kredit mengalami kenaikan setelah tekanan kekhawatiran inflasi energi mereda. Di sektor keuangan, Morgan Stanley menguat 1,3% dan Goldman Sachs naik 2,2%.
Penguatan di sektor teknologi didorong oleh pulihnya perusahaan infrastruktur kecerdasan buatan (AI) serta ekspektasi potensi penawaran umum perdana (IPO) besar-besaran dari perusahaan hyperscaler seperti Anthropic dan OpenAI. Menjelang laporan pendapatannya pada hari Rabu, Nvidia tercatat naik 2,2%. Produsen chip dan perusahaan cloud lainnya turut melonjak, dengan AMD naik 4,9%, Micron bertambah 2,5%, Meta naik 2%, dan Microsoft menguat 0,9%.
Pergerakan positif di bursa global ini memberi sinyal meredanya tekanan inflasi pasar keuangan Indonesia. Penurunan harga minyak dunia dan melandainya imbal hasil obligasi AS memberikan ruang stabilitas bagi pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) serta nilai tukar Rupiah.(*)
Related News
Pasar Pantau Data PCE dan Laporan Nvidia, Wall Street Stabil
PLTS 100 GWp Ditarget Rampung 3 Tahun, Pangkas APBN Rp73 T
Kejar Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen, Mari Kenali Strategi Pemerintah
Siap Pimpin Bursa Mineral dan Komoditas Strategis, Ini 8 Jurus Sarjito
Selain Hera Handayani, Ini Daftar Direksi BUMN yang Mundur
Bank Sentral Korea Borong Emas, Kurangi Obligasi Asing





