EmitenNews.com - Jangan hujat Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi dalam kebijakan impor beras tahun 2021. Pasalnya, opsi mendatangkan beras dari luar untuk memenuhi cadangan Bulog mencapai stok 1 juta-1,5 juta ton itu, sudah diputuskan pada Desember 2020. Ketika itu, ia belum menjadi Mendag Kabinet Indonesia Maju. Meski begitu, ia akan bertanggung jawab jika kebijakan impor itu dinilai salah, bahkan sampai mundur.
"Saya mesti memikirkan yang tidak terpikirkan. Saya mesti mengambil keputusan tidak populer. Kalau memang salah, saya siap berhenti. Tidak ada masalah," kata Mendag Muhammad Lutfi dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI, Senin (22/3/2021).
Di hadapan anggota dewan, Lutfi menjelaskan, saat ditunjuk Presiden Joko Widodo memperkuat kabinet Indonesia Maju, sudah ada putusan soal impor beras itu. Presiden Jokowi bersama Wapres Ma'ruf Amin, di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (22/12/2020) sore mengumumkan penunjukan Muhammad Lutfi sebagai Menteri Perdagangan menggantikan Agus Suparmanto yang baru setahun menjabat.
Nah, notulen rapat di tingkat kabinet yang diputuskan sebelum Lutfi menjabat itu, meminta Bulog pada tahun 2021 menambah cadangan atau iron stock sebanyak 500.000 ton beras. Pada notulen disebutkan pengadaannya bisa dipenuhi dari impor. Karena itu, sebagai Mendag baru, ia menghitung jumlah stok beras pemerintah di Bulog. Dari situ diketahui beras cadangan Bulog hanya sekitar 800.000 ton. Sebanyak 270.000-300.000 ton dari stok tersebut, hasil impor tahun 2018. Beras sisa impor tiga tahun lalu itu berpotensi mengalami penurunan mutu. Artinya, tanpa menghitung beras impor, stok beras Bulog hanya berkisar 500.000 ton.
Di sisi lain, urai Lutfi, penyerapan gabah oleh Bulog belum optimal pada masa panen raya. Hingga saat ini serapan gabah setara beras baru mencapai 85.000 ton dari perkiraan seharusnya mendekati 500.000 ton. "Ini menyebabkan stok Bulog saat ini jadi yang paling rendah dalam sejarah."
Related News
USD dan Orang Desa, Ekonom Anggap Presiden Hanya Benar Secara Literal
Kecerdasan Buatan Biang Kerok Lonjakan PHK
Kata Presiden Orang Desa Tak Tersentuh Dolar, Cek Fakta Berbicara!
Produksi Minyak Pertamina Hulu Indonesia Triwulan I, Lampaui Target
Garap Blok Tuna, Perusahaan Migas Rusia Zarubezhneft Siap Juni
Hadirkan Sahabat Berkahmu, BCA Syariah Catat Total Aset Rp19,9 Triliun





