Incar Dana Rp45 Miliar, RS Hermina (HEAL) Akan Terbitkan 30 Juta Saham Baru
EmitenNews.com - Emiten pengelola Rumah Sakit Hermina PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) akan melakukan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu atau private placement sebanyak 208.110.000 saham.
Dalam keterbukaan informasinya, HEAL menyebut jumlah saham yang akan diterbitkan setara maksimal 7% dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan. Aksi korporasi ini sudah diputuskan dan disetujui dalam RUPSLB HEAL pada 10 November 2020.
Namun dari jumlah 208.110.000 saham yang akan diterbitkan itu, HEAL sudah menerbitkan sebanyak 5 juta saham pada 30 Desember 2020. Sisanya, ada sebanyak 203.110.000 saham (sebelum stock split) yang dapat diterbitkan. Namun setelah stock split, jumlahnya menjadi 1.015.550.000 saham.
"Saham baru dalam rangka PMTHMETD akan diterbitkan setelah perseroan memperoleh persetujuan pencatatan saham tambahan dari BEI, dan perseroan akan melaporkan kepada OJK dan mengumumkan kepada masyarakat melalui situs web BEI dan situs web perseroan mengenai pelaksanaan penerbitan saham dalam rangka PMTHMETD paling lambat 2 hari kerja setelah tanggal penerbitan saham," tulis HEAL, Kamis (31/3/2022).
Rencananya, aksi penambahan modal ini akan dilakukan dengan nilai nominal per unit saham sebesar Rp 20. Harga pelaksanaan ada di angka Rp 1.500 per saham, dan jumlah saham yang akan dicatatkan sebanyak 30 juta unit. Sehingga, HEAL akan mendapatkan penambahan modal sebesar Rp45 miliar.
Saham baru ini akan diterbitkan sekitar 6 April 2022, dan dicatat sehari setelahnya. Pasca private placement ini, jumlah modal ditempatkan dan disetor perseroan akan bertambah dari 14.890.000.000 menjadi 14.920.000.000 saham.
Related News
Jadi Perseroda, Bank Sumut Dapat Setoran Modal Berupa Gedung
Jaya Ancol Cairkan Kredit dari Danamon Rp100 Miliar
SPBU Esso Resmi Masuk Kantong, TPIA Perluas Cengkeraman Regional!
Grup Emtek (RSGK) Ungkap Pemulihan Suspensi, Mau Kerek Free Float!
BREN Penguasa Market Cap 2025, DSSA Meroket 173 Persen
Medco (MEDC) Ungkap Transaksi Rp24,17 Miliar





