EmitenNews.com - PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk. (SDRA) akan melakukan penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) IV atau rights issue.
SDRA dalam prospektus yang diterbitkan Senin (4/12) menyebutkan bahwa SDRA akan menggelar rights issue sebanyak 6.400.000.000 lembar saham dengan nilai nominal Rp100 per lembar saham.
Saham baru yang akan diterbitkan sebagai hasil pelaksanaan rights issue ini seluruhnya adalah saham baru yang dikeluarkan dari Portepel Perseroan yang mempunyai hak yang sama dan sederajat dalam segala hal dengan saham biasa atas nama lainnya yang telah ditempatkan dan disetor penuh, dan akan dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia.
Lebih lanjut Manajemen SDRA memaparkan kepastian harga pelaksanaan, dan jumlah saham baru yang akan diterbitkan, akan diungkapkan dalam Prospektus yang diterbitkan dalam rangka rights issue ini kepada para pemegang saham Perseroan yang berhak pada waktunya.
Pelaksanaan rights issue ini dapat dilaksanakan setelah SDRA memperoleh persetujuan dari para pemegang saham pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) dan pernyataan Pendaftaran yang akan disampaikan oleh Perseroan kepada OJK.
"Rencana penambahan modal ini akan berdampak positif terhadap kondisi keuangan SDRA, khususnya dalam hal memperkuat struktur permodalan sehingga dapat mempercepat untuk menjadi Kelompok Bank Modal Inti (KBMI) 3. Selain itu, SDRA juga dapat memperluas ekspansi usaha.
Rencana penambahan modal dengan HMETD akan berpengaruh terhadap pemegang saham, bagi para pemegang saham Perseroan yang tidak melaksanakan haknya untuk melakukan pembelian Saham Baru sesuai dengan HMETD-nya akan mengalami penurunan persentase kepemilikan sahamnya (dilusi)
Untuk melancarkan aksi korporasi ini SDRA akan meminta persetujuan dari para pemegang saham dalam RUPSLB yang digelar pada tanggal 10 Januari 2024.
Related News
Perkuat Segmen B2B, Wahana Interfood Targetkan Kinerja Naik 50 Persen
Kantongi Laba Rp643M di 2025, Ini Strategi Blue Bird (BIRD) 2026
Bangkit dari Rugi, Laba Phapros (PEHA) Melenting 109 Persen di 2025
Investor Waspada! Saham KRYA Anjlok 65%, Data Pengendali Simpang Siur
Industri Melambat,SMGR Ungkap Strategi Hadapi Tantangan Sepanjang 2025
Laba Emiten Jasa Konstruksi NRCA Melonjak 115 Persen Sepanjang 2025





