EmitenNews.com - emiten milik Anthony Salim yakni Perusahaan teknologi pusat data PT DCI Indonesia Tbk (DCII) tengah membangun kantor pusat data yang disebut sebagai kampus di Bintan, Kepulauan Riau untuk mengincar pasar dunia, mengingat Bintan sangat dekat dengan Singapura.
"Singapura adalah market pusat data terbesar di Asia Tenggara, saat ini DCI sedang mengekspansi kampus di Bintan, tujuannya untuk melayani pasar Singapura," kata Deputy President Director DCI Indonesia Marco Cioff dalam rilisnya, Selasa (19/1).
Marco menambahkan, untuk menarik pasar luar ini, konsep kantor cabang di Bintan akan menggunakan energi hijau, sesuai dengan standar pasar internasional.
"DCI di Bintan akan menggunakan 100 persen energi baru terbarukan. Karena dalam sektor pusat data kami harus memastikan energi yang digunakan bersih dan berkelanjutan bagi lingkungan," tambah Marco.
Perusahaan penyedia layanan pusat data ini juga tengah berkomunikasi dengan para calon investor potensial. Dimana pembangunan pusat data yang direncanakan berstandar internasional itu berkapasitas hingga 3.000 megawatt.
Adapun pasar internasional yang diincar DCI ialah perusahaan-perusahaan internasional, khususnya yang bergerak pada layanan cloud computing papan atas dunia, seperti Microsoft, Amazon, Google, Alibaba, Huawei, dan lainnya. Di saat yang sama, perusahaan juga menargetkan pasar dari platform konten, seperti Youtube, TikTok, Meta, hingga Instagram.
"Inilah mengapa kami harus memastikan bahwa kami memiliki kualitas internasional, kualitas harus benar-benar yang terbaik bukan biasa-biasa saja, karena mereka menginginkan pelayanan terbaik" imbuhnya.
Related News

Laba dan Pendapatan Tumbuh, Ini Kinerja GOLF 2024

Surplus 32,64 Persen, SSIA 2024 Raup Laba Rp234,22 Miliar

Melesat 62,5 Persen, BCAP 2024 Catat Laba Rp126 Miliar

Waspada Penipuan Lebaran! BRI Bagikan Tips Cegah Kejahatan Siber

Chandra Asri (TPIA) & Glencore Rampungkan Akuisisi Shell di Singapura

Lebaran Praktis! Transaksi QRIS Makin Nyaman dengan BRImo