Incar Pendapatan, Entitas Indoritel (DNET) Perluas Jaringan Fiber Optik Hingga 37.803 KM

EmitenNews.com - PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET) menyampaikan bahwa kinerja entitas anak, PT Mega Akses Persada (MAP) dengan merek dagang jaringan serat optik pita lebar, FiberStar semakin moncer. Indoritel optimistis MAP/FiberStar memiliki prospek yang cerah di masa mendatang.
Haliman Kustedjo, Presiden Direktur Indoritel mengaku, pertumbuhan kinerja Perseroan seiring dengan keberhasilan realisasi home-connected di 2021 yang telah mencapai 269.727 pelanggan, dengan didukung oleh 31.035 km gelaran kabel fiber optik untuk layanan internet berkecepatan tinggi dengan tingkat realibilitas tinggi. Layanan prima tersebut bahkan sudah menjangkau 135 kota/ kabupaten per 31 Desember 2021.
"Pencapaian (pertumbuhan kinerja 2021) tersebut tidak lepas dari kinerja MAP dengan merek dagang FiberStar. Dalam hal ini, Perseroan berhasil meningkatkan penetrasi pasar di Indonesia sehingga sambungan pelanggan terus meningkat secara eksponensial." kata Haliman Kustedjo dalam keterangan resmi Selasa (19/7).
FiberStar pada tahun 2022 ini, kata Haliman Kustedjo, ditargetkan memiliki gelaran kabel sepanjang 37.803 km dengan target home connected yang berkontribusi terhadap pendapatan sebesar 327.000-unit atau tumbuh 21,23% yoy.
"Pencapaian tersebut membuat Indoritel sebagai perusahaan induk memiliki sumber pendapatan yang solid. Masuknya teknologi baru 5G dan potensi pertumbuhan bisnis berbasis Internet of Things (IoT) berdampak positif terhadap Perseroan." pungkasnya.
Secara konsolidasi, pendapatan Indoritel pada tiga bulan pertama 2022 tumbuh 66,2% menjadi Rp225 miliar, dibandingkan kinerja periode yang sama tahun 2021 sebesar Rp135 miliar. Untuk kinerja bottom line, investasi pada entitas asosiasi terbukti tepat dan menjadi kontributor terbesar pada kinerja laba bersih. Laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sepanjang 2021 tumbuh 186,81% menjadi Rp943,11 miliar.
Related News

Rugi Menipis, Emiten Sri Tahir (SRAJ) 2024 Defisit Rp542 Miliar

Kapok Tekor! Laba APEX 2024 Melejit 134 Persen

Tumbuh 16 Persen, ACES 2024 Tabulasi Laba Rp892 Miliar

Melangit 37.380 Persen, Laba LPKR 2024 Tembus Rp18,74 Triliun

CMNP Mau Borong 10 Persen Saham di Pasar, Ini Alasannya

BRI Raih 2 Penghargaan The Asset Triple A atas Konsistensi ESG