EmitenNews.com - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, turun 4,19 poin, atau sekitar 0,17 persen, pada Rabu (26/4/2023), menjadi 2.484,83. Angka indeks telah turun lima sesi beruntun.
Volume perdagangan mencapai 1,01 miliar saham senilai 12,24 triliun won atau sekitar US$9,16 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 548 berbanding 318.
Indeks Kospi turun mengikuti pergerakan saham di Wall Street yang dipicu kekhawatiran melambatnya pertumbuhan ekonomi Amerika Serikat.
Angka indeks melemah dipicu indikasi melambatnya pertumbuhan ekonomi AS pada kuartal pertama tahun ini. Volatilitas diperkirakan berlanjut, namun pergerakan turun akan terbatas karena merosotnya harga berbagai saham yang telah berlangsung membuat para investor melakukan pembelian.
Investor asing dan institusi masing-masing melepas saham senilai 98,29 miliar won dan 147,82 miliar won, sedangkan investor ritel meraup saham senilai 220,94 miliar won.
Related News
BTN-PPATK Perbaiki 20 RTLH, Wujudkan Rumah Layak Keluarga Prasejahtera
Soal IPO Persib Bandung, Belum Ada Hilal Tunggu Valuasi Rp1 Triliun
IHSG Merosot 1,13 Persen, Saham Emiten Prajogo dan BBRI Tertekan
IHSG Sesi I Loyo Imbas MSCI, Asing Net Sell Rp1,18T di Saham-Saham Ini
MSCI Depak GOTO, Turunkan CPIN, Pasar RI Terancam Outflow Rp1 Triliun
Jeda Siang (13/8) Usai Review MSCI, Tekan IHSG ke Bawah Level 6.300





