EmitenNews.com - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, turun 11,54 poin, atau sekitar 0,46 persen, pada Selasa (14/6/2022), menjadi 2.492,97.
Volume perdagangan moderat mencapai 661,21 juta saham senilai 9,80 triliun won atau sekitar US$7,62 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 706 berbanding 176.
Angka indeks turun seiring mencuatnya kekhawatiran terhadap peningkatan suku bunga Federal Reserve Amerika Serikat. The Fed akan melakukan pertemuan pada Rabu (15/6/2022).
“Inflasi tinggi dan kemungkinan langkah besar diambil The Fed memunculkan kekhawatiran akan terjadinya resesi global. Namun rendahnya valuasi korporasi membuat penurunan yang terjadi terbatas,” jelas Na Jeong-Hwan, analis Cape Investment & Securities, seperti dikutip Yonhap News.
Pemerintah Korea Selatan dan Bank of Korea telah menyatakan akan secara aktif melakukan intervensi apabila diperlukan untuk menstabilkan pasar.
Related News
BTN-PPATK Perbaiki 20 RTLH, Wujudkan Rumah Layak Keluarga Prasejahtera
Soal IPO Persib Bandung, Belum Ada Hilal Tunggu Valuasi Rp1 Triliun
IHSG Merosot 1,13 Persen, Saham Emiten Prajogo dan BBRI Tertekan
IHSG Sesi I Loyo Imbas MSCI, Asing Net Sell Rp1,18T di Saham-Saham Ini
MSCI Depak GOTO, Turunkan CPIN, Pasar RI Terancam Outflow Rp1 Triliun
Jeda Siang (13/8) Usai Review MSCI, Tekan IHSG ke Bawah Level 6.300





