EmitenNews.com - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, merosot 42,21 poin, atau sekitar 1,7 persen, pada Senin (6/2/2023), menjadi 2.438,19.
Volume perdagangan moderat mencapai 554 juta saham senilai 7,54 triliun won atau sekitar US$6 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 464 berbanding 416.
Angka indeks turun dipicu aksi jual investor asing setelah data ekonomi Amerika Serikat yang terbaru menunjukkan solidnya pasar tenaga kerja sehingga mendukung berlanjutnya peningkatan suku bunga Federal Reserve.
Investor asing melepas aset berisiko dan memilih untuk menyimpan dana miliknya dalam bentuk yang lebih aman seperti dolar AS karena peningkatan suku bunga The Fed tampaknya masih akan terus berlanjut.
Investor institusi dan asing total melepas saham senilai 817 miliar won, sedangkan investor ritel meraup saham senilai 791 miliar won.
Related News
BTN-PPATK Perbaiki 20 RTLH, Wujudkan Rumah Layak Keluarga Prasejahtera
Soal IPO Persib Bandung, Belum Ada Hilal Tunggu Valuasi Rp1 Triliun
IHSG Merosot 1,13 Persen, Saham Emiten Prajogo dan BBRI Tertekan
IHSG Sesi I Loyo Imbas MSCI, Asing Net Sell Rp1,18T di Saham-Saham Ini
MSCI Depak GOTO, Turunkan CPIN, Pasar RI Terancam Outflow Rp1 Triliun
Jeda Siang (13/8) Usai Review MSCI, Tekan IHSG ke Bawah Level 6.300





