Indeks Kospi Sudah Dekati 8.000, Ada Potensi Tembus 10.000
:
0
Papan informasi di ruang transaksi kantor pusat KB Kookmin Bank di Yeouido, Seoul, pada 14 Mei (Foto: KB Kookmin Bank/BusinessKorea)
EmitenNews.com - Indeks bursa efek Korea, KOSPI melanjutkan rekor kenaikannya pada 14 Mei, menembus level 7.900 berkat penguatan saham teknologi dan meningkatnya ekspektasi setelah perusahaan pialang menaikkan perkiraan target indeks. Karena saham-saham semikonduktor terkemuka terus mencetak rekor tertinggi baru setiap hari, beberapa pihak di industri sekuritas bahkan memunculkan kemungkinan terjadinya "KOSPI 10.000".
BusinessKorea melaporkan pada pukul 09.15 pagi hari itu indeks KOSPI berada di angka 7.916,24, naik 0,92% (72,23 poin) dari sesi sebelumnya di angka 7.844,01. Sebelumnya di sesi tersebut, indeks ini mendekati angka 8.000 dan kembali mencetak rekor tertinggi sepanjang masa.
Ekspektasi terhadap kenaikan lebih lanjut di pasar saham domestik juga meningkat di industri sekuritas. Dalam laporan “KB Strategy” yang diterbitkan KB Securities menaikkan target KOSPI 2026 menjadi 10.500 poin dari 7.500 poin, revisi ke atas sebesar 40%. Perusahaan tersebut mengatakan bahwa peningkatan di industri semikonduktor yang didorong oleh kecerdasan buatan dan pendapatan yang kuat di perusahaan-perusahaan domestik diperkirakan akan berlanjut.
Saham-saham sektor semikonduktor kembali memimpin kenaikan indeks pada hari itu. Samsung Electronics naik lebih dari 2% dari sesi sebelumnya hingga menembus angka 290.000 won (USD209,93), memperbarui rekor tertinggi sepanjang masa. SK Hynix juga naik lebih dari 1%, mencapai 1.994.000 won (USD1.443,76) selama perdagangan intraday dan mencetak rekor tertinggi baru.
Saham-saham lain yang mengalami kenaikan antara lain SK Square (+0,34%), saham preferen Samsung Electronics (+1,43%), Hyundai Motor (+1,13%), dan LG Energy Solution (+1,63%).
Sebaliknya, Doosan Enerbility (-0,17%), Samsung Electro-Mechanics (-1,46%), HD Hyundai Heavy Industries (-3,96%), Kia (-1,06%), dan Samsung C&T (-0,58%) mengalami penurunan.
Berdasarkan sektor, produk elektronik, layar tampilan, peralatan energi, dan perawatan kesehatan mengalami peningkatan, sementara logistik, minyak, pembuatan kapal, dan utilitas listrik berada di bawah tekanan.
Dalam perdagangan berdasarkan jenis investor, individu dan institusi masing-masing merupakan pembeli bersih sebesar 490,7 miliar won (USD355,38 juta) dan 23,4 miliar won (USD16,92 juta), sedangkan investor asing merupakan penjual bersih sebesar 490,7 miliar won (USD355,38 juta).
Indeks KOSDAQ juga melanjutkan kenaikannya. Pada saat yang sama, KOSDAQ berada di angka 1.189,54, naik 1,07% (12,61 poin) dari sesi sebelumnya di angka 1.176,93.
Di antara saham-saham dengan kapitalisasi pasar tertinggi di KOSDAQ, Alteogen melonjak lebih dari 6% menjadi 377.500 won (USD273,40), merebut kembali posisi No. 1 berdasarkan kapitalisasi pasar. Sentimen investor tampak membaik karena ekspektasi bahwa faktor risiko telah dihilangkan setelah Dewan Banding dan Uji Paten AS, atau PTAB, membatalkan paten Halozyme.
Related News
Saham-saham Teknologi Dorong S&P 500 dan Nasdaq ke Rekor Baru
Kabar Baik, Presiden Turunkan Bunga Kredit Orang Miskin jadi 8 Persen
Impor Bahan Baku Plastik dari AS Tiba di Indonesia Pertengahan Mei
Buka Peluang Akuisisi Saham Eramet, Rosan Ungkap Langkah Danantara
Ada 5 Uang Palsu di Setiap Rp1 Juta yang Beredar, Kenali Ciri-Cirinya
Demi Bisa Ciptakan Ekonomi Baru, Master Plan Giant Seawall Diubah





