EmitenNews.com - Indika Energy (INDY) memutuskan pembagian dividen USD3,01 juta. Itu setara Rp53,29 miliar dengan kurs Bank Indonesia 20 Mei 2026 di level Rp17.685 per dolar Amerika Serikat (USD). Alokasi dividen itu, sekitar 50 persen dari laba bersih tahun buku 2025 senilai USD6,03 juta alias Rp106,59 miliar. 

So, para investor akan mendapat jatah dividen Rp10,24875 per lembar. Dengan demikian, mengacu penutupan perdagangan saham edisi Jumat, 22 Mei 2026 di level Rp2.460, dividen yield INDY sekitar 0,42 persen. Lalu, sisa 50 persen atau USD3,01 juta dari laba dibukukan sebagai laba ditahan.

Rencana pembagian dividen periode tahun buku 2025 sesuai hasil rapat umum pemegang saham tahunan pada 20 Mei 2026 dengan rincian jadwal sebagai berikut. Cum dividen pasar reguler dan pasar negosiasi pada 2 Juni 2026. 

Ex dividen pasar reguler dan pasar negosiasi pada 3 Juni 2026. Cum dividen pasar tunai pada 4 Juni 2026. Ex dividen pasar tunai pada 5 Juni 2026. Daftar pemegang saham berhak dividen alias recording date pada 4 Juni 2026 pukul 16.15 WIB. Pembayaran dividen pada 19 Juni 2026. 

Kebijakan pembagian dividen itu, berdasar data keuangan per 31 Desember 2025. Ya, sepanjang 2025, NDY mengemas laba bersih USD6,03 juta. Saldo laba ditahan dengan alokasi penggunaan tidak dibatasi sejumlah USD70,79 juta. Dan, total ekuitas terkumpul USD1,34 miliar. (*)