EmitenNews.com - BFI Finance (BFIN) akan membagi dividen Rp1,03 triliun. Alokasi dividen itu, diambil sebesar 65,5 persen dari koleksi laba bersih tahun buku 2025 sejumlah Rp1,58 triliun. Oleh sebab itu, para investor akan mendapat santunan dividen Rp70 per lembar.

Perlu dicatat, pada 18 Desember 2025, BFIN telah mencairkan dividen interim Rp519,72 miliar alias setara Rp35 per helai. Dengan dmikian, para investor tinggal menerima dividen final Rp516,22 miliar atau selevel dengan Rp35 per eksemplar. Itu berarti dividen yield BFIN sekitar 9,79 persen. 

Kemudian, sebesar 34,5 persen setara Rp550 miliar dibukukan sebagai laba ditahan. Rencana pembagian dividen periode tahun buku 2025 sesuai hasil rapat umum pemegang saham tahunan pada 20 Mei 2026 dengan rincian jadwal sebagai berikut. Cum dividen pasar reguler dan pasar negosiasi pada 2 Juni 2026. 

Ex dividen pasar reguler dan pasar negosiasi pada 3 Juni 2026. Cum dividen pasar tunai pada 4 Juni 2026. Ex dividen pasar tunai pada 5 Juni 2026. Daftar pemegang saham berhak dividen alias recording date pada 4 Juni 2026 pukul 16.00 WIB. Pembayaran dividen pada 18 Juni 2026. 

Kebijakan pembagian dividen itu, berdasar data keuangan per 31 Desember 2025. Ya, sepanjang 2025, BFIN mengemas laba bersih Rp1,58 triliun. Saldo laba ditahan dengan alokasi penggunaan tidak dibatasi sejumlah Rp9,84 triliun. Dan, total ekuitas terkumpul Rp10,65 triliun. (*)