INET Akuisisi 60% Saham SGI, Bidik Pendapatan Berulang Jangka Panjang
:
0
Pacific Guardian, kapal kabel khusus (purpose-built cable ship) SGI yang dilengkapi ROV berkemampuan 2.500 m. (Foto: PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk)
EmitenNews.com - PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET), penyedia layanan telekomunikasi dan infrastruktur digital yang tercatat di Bursa Efek Indonesia, mengumumkan penyertaan modal untuk memperoleh 60% saham PT Sarana Global Indonesia ("SGI"), perusahaan yang bergerak di bidang rekayasa, pengadaan, konstruksi (EPC), dan pemeliharaan sistem kabel bawah laut untuk serat optik dan kabel listrik.
Transaksi ini merupakan langkah strategis INET untuk membangun kapabilitas infrastruktur kabel laut yang terintegrasi dari perencanaan, konstruksi, pengoperasian, hingga pemeliharaan.
SGI memiliki kapabilitas EPC dan pemeliharaan sistem kabel bawah laut untuk serat optik dan kabel listrik. SGI juga memiliki kapal kabel khusus Pacific Guardian, tongkang penggelar kabel Nostag 10, serta fasilitas gudang kabel di Kupang.
Tentang SGI: Dua Dekade Membangun Jaringan Bawah Laut Nusantara
Didirikan pada tahun 2000 dan bertransformasi menjadi perusahaan EPC sejak 2010, SGI memiliki rekam jejak yang tidak tertandingi di segmen kabel laut domestik:
• Rekam jejak SGI mencakup Palapa Ring Barat (1.744 km), Palapa Ring Timur (2.071 km), Perluasan Palapa Ring Timur (1.247 km), Sabang-Lhokseumawe-Medan (625 km), Aceh-Sibolga-Batam-Larantuka (769 km), dan Luwuk-Tutuyan (342 km).
• Kabel listrik bawah laut: pemasangan kabel daya PLN-WIKA 36 km (3 sirkuit) dan proyek interkoneksi Singapura-Malaysia, serta pekerjaan pemulihan dan perbaikan sirkuit pada 2023-2025.
• Kontrak pemeliharaan jangka panjang dengan PT Palapa Timur Telematika (15 tahun, sejak 2019, mencakup 4.571 km jaringan Palapa Ring Timur), PT Len Telekomunikasi Indonesia (Palapa Ring Tengah, 1.807 km), dan PT Mora Telematika Indonesia (jalur Sape-Ende-Kupang-Bajo).
• Armada dan fasilitas: kapal kabel khusus Pacific Guardian (115,6 m, 6.133 GT, dilengkapi ROV berkemampuan 2.500 m) dan tongkang penggelar kabel Nostag 10 (92 m × 28 m, 4.212 GT), keduanya berbendera Indonesia; serta gudang kabel seluas 1.000 m² dengan kapasitas tangki 200 km di Kupang.
• Kontrak pemeliharaan jangka panjang yang sedang berjalan mencakup Palapa Ring Timur, Palapa Ring Tengah, dan jalur Sape-Ende-Kupang-Bajo. Kontrak tersebut memberikan basis pendapatan berulang bagi SGI.
Related News
Anak Usaha GEMS Tambah Lagi Capex, Ada Dana Segar dari BMRI
Bebas dari Suspensi: 2 Saham Lanjut Ngebut, 1 Ambruk 13 Hari Berturut!
Meski Diterpa UMA BEI, Saham Ini Justru Loncat 27 Persen di Pembukaan
GRPH Bidik Okupansi Hotel 70% di 2026, Saham Suspen Bagaimana?
Akuisisi Beres, Saham Emiten Prajogo Ambles 55 Persen
Pemegang Mayoritas Lego Saham KETR, Direksi Langsung Tampung





