Ini Jaminan PLN, Cadangan Listrik Siap Penuhi Pertumbuhan Industri di Jatim

EmitenNews.com - Ini jaminan PLN untuk dunia usaha, dan industri di Jawa Timur. PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur menjamin cadangan listrik di wilayah itu mampu memenuhi pertumbuhan industri dan ekonomi setempat yang kini mulai naik, setelah pandemi Covid-19 mulai melandai, aktivitas masyarakat mulai diperlonggar. PLN Jatim mencatat konsumsi listrik untuk sektor industri pada April 2022 tumbuh 5,55 persen dibandingkan April 2021.
Dalam keterangannya di Surabaya, Kamis (12/5/2022), General Manager PLN UID Jatim, mengatakan, sesuai prediksi akan ada pertumbuhan jumlah pelanggan baru sekitar 5 sampai 6 persen. Itu berarti bertambah sekitar 400.000 pelanggan rumah tangga, bisnis dan industri.
Dari proyeksi itu, sebanyak 60 persen merupakan pelanggan rumah tangga, dan 40 persen pelanggan bisnis dan industri, dengan serapan atau kontribusi terbesar ada pada pelanggan industri.
"Meski diproyeksikan akan ada peningkatan pelanggan dan konsumsi listrik, kami pastikan cadangan listrik yang ada saat ini masih cukup memenuhi kebutuhan dan menangkap peluang pertumbuhan ekonomi," kata Lasiran, usai acara Multi Stakeholder Forum PLN Group 2022 di Surabaya.
Jumlah cadangan listrik tahun 2022 mencapai 3.258 MW, atau meningkat sebesar 32 persen dibandingkan kondisi cadangan pada tahun 2021 yakni 2.809 MW. Peningkatan itu, seiring dengan investasi yang dilakukan PLN Group untuk menjaga keandalan listrik bagi pelanggan.
Sementara itu daya mampu sistem kelistrikan di Jatim pada 2022 mencapai 10.138 MW atau naik dibandingkan 2021 yang hanya 9.217 MW. Dari total daya mampu itu, beban puncak di Jatim pada tahun ini mencapai 6.088 MW atau naik dari tahun lalu yang hanya 5.810 MW. ***
Related News

Program JETP Jalan Terus, Sudah Masuk Rp18,15T Untuk 54 Proyek

Usai Semua Saham BUMN Masuk Danantara, Ini Harapan Sang CEO

Jaga Keandalan, Aplikasi Coretax DJP Sempat Alami Waktu Henti

Bermula dari KKV, Kini Gerai OH!SOME Sukses Memancing Pembeli

Kali Ini, Telat Lapor SPT Sampai 11 April 2025 tidak Kena Sanksi

Mudik BUMN 2025: SIG Berangkatkan 2.160 Pemudik & Buka Posko