Investor Asal Jepang Buang 16,5 Juta Saham VTNY Harga Atas
Manajemen VTNY ketika mencatatkan sahamnya di BEI.
EmitenNews.com- PT Venteny Fortuna International Tbk. (VTNY) menyampaikan bahwa SBI Holdings, Inc. & Fintech Business Innovation sebagai pemegang saham telah mengurangi porsi kepemilikan sahamnya pada tanggal 10 hingga 13 Desember 2024.
Zasa Pinkan Kinanti Corporate Secretary VTNY dalam keterangan tertulisnya Rabu (18/12) mengungkapkan bahwa SBI Holdings, Inc asal Jepang telah menjual sebanyak 16.512.100 lembar saham VTNY di harga rata-rata Rp222 per saham.
"Tujuan dari transaksi adalah untuk Pure Investment dengan kepemilikan saham langsung,"tuturnya.
Pasca penjualan maka kepemilikan saham langsung SBI Holdings, Inc secara langsung di VTNY berkurang menjadi 77,5 juta lembar saham setara dengan 1,24% dibandingkan sebelumnya sebanyak 86,9 juta lembar saham setara dengan 1,39% dan secara tidak langsung jadi 611,9 juta lembar saham setara dengan 9,77%.
Pada perdagangan hari ini Rabu (18/12) saham VTNY turun Rp8 atau melemah 4 % menjadi Rp196 per lembar saham.
PT Venteny Fortuna International (VTNY) adalah perusahaan induk yang berdiri pada tahun 2021 merupakan start-up atau aplikasi digital, seperti V-nancial (program teknologi finansial), VIP (asuransi dan perlindungan Venteny), V-Nancial Merchant (program keuntungan karyawan), dan V-Academy (program edukasi berbasis teknologi).
Pemegang saham per 30 Sep 2024
Nama Pemegang Saham Jumlah Saham Modal Disetor Persentase
Carta Holdings Inc 1.319.341.020 lembar saham atau 21,06%.
Masyarakat 1.317.611.891 saham atau 21,03%.
Junichiro Waide 1.306.116.974lembar saham atau 20,85%.
Ocean Capital Inc. 695.736.080 saham atau 11,10%.
Fintech Business Innovation LPS 619.017.860 saham atau 9,88%.
KK Investment Holdings Pte. Ltd 536.915.060 saham atau 8,57%.
Relo Club Limited 470.454.560 saham atau 7,51%.
Related News
COIN Dukung Bursa Kripto CFX Optimalkan Penerapan Struktur Biaya
Bank Mandiri Jalankan 1.174 Program TJSL Sepanjang 2025, Cek Hasilnya
Perkuat Modal Kerja dan Pangkas Utang, CASH Tebar 996 Juta Saham Baru
GIAA dan Embraer Bertemu Prabowo, Ini yang Dibahas
INET Resmi Tuntaskan Akuisisi Saham PADA Senilai Rp106,3 Miliar
NPGF Raih Kredit Rp54,02 Miliar dari Bank Sinarmas untuk Modal Kerja





