EmitenNews.com - Mitrabahtera (MBSS) kuartal I 2026 mencatat laba bersih Rp47,11 miliar. Anjlok 71,28 persen dari episode sama tahun sebelumnya dengan koleksi laba Rp164,06 miliar. Dengan hasil itu, laba per saham dasar menukik menjadi Rp26,92 dari sebelumnya Rp93,75. 

Pendapatan Rp179,12 miliar, melorot 25,31 persen dari posisi sama tahun lalu Rp239,81 miliar. Beban langsung Rp148,84 miliar, bertambah dari periode sama tahun sebelumnya Rp141,47 miliar. Laba kotor terkumpul Rp30,27 miliar, mengalami perosotan dari edisi sama tahun lalu Rp98,34 miliar. 

Beban umum dan administrasi Rp27,41 miliar, bengkak dari Rp22,28 miliar. Pendapatan bunga Rp34,68 miliar, melonjak dari Rp31,99 miliar. Keuntungan selisih kurs Rp14,29 miliar, bertambah dari Rp13,96 miliar. Keuntungan penjualan aset tetap Rp5,99 miliar, anjlok dari Rp47,72 miliar. 

Beban keuangan Rp4,53 miliar, berkurang dari posisi sama tahun lalu Rp7,2 miliar. Beban pajak final Rp2,15 miliar, susut dari Rp2,91 miliar. Kerugian lain-lain Rp3,93 miliar, drop dari fase sama tahun 2025 untung senilai Rp4,97 miliar. Laba bersih periode berjalan Rp47,23 miliar, drop dari Rp164,59 miliar. 

Jumlah ekuitas terakumulasi senilai Rp3,96 triliun, mengalami lompatan dari akhir tahun sebelumnya Rp3,92 triliun. Total liabilitas Rp361,07 miliar, menciut dari akhir 2025 senilai Rp407,02 miliar. Jumlah aset Rp4,33 triliun, mengalami lonjakan dari akhir tahun lalu Rp4,32 triliun. (*)