Investor Tahan Diri, IHSG Cenderung Koreksi
IHSG bernuansa Imlek. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indeks-indeks utama Wall Street kemarin ditutup mix dengan kecenderungan melemah. S&P 500 dan Nasdaq tertekan lonjakan harga minyak mentah berkelanjutan. Investor juga mengamati komentar Ketua Federal Reserve (The Fed) Jerome Powell mengenai inflasi.
Sentimen pasar juga tercermin dari lonjakan CBOE Volatility Index atau VIX (indikator ketakutan pasar) sempat menembus level 30. Powell menyebut ekspektasi inflasi tetap terjaga di atas jangka pendek. Meski harga energi terus meroket. Imbal hasil obligasi Treasury 10 tahun tergelincir ke level 4,35 persen merespons pernyataan tersebut.
Sentimen pasar turut dipengaruhi pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump melalui akun Truth Social. Trump memberi harapan berakhirnya perang melawan Iran. Ia menyebut AS sedang dalam diskusi serius dengan rezim baru yang lebih masuk akal. Namun, Trump memberi peringatan keras jika kesepakatan damai tidak segera tercapai.
Ia mengancam akan menghancurkan seluruh pembangkit listrik, dan sumur minyak Iran. Langkah tersebut akan diambil kalau Selat Hormuz tidak segera dibuka kembali. Koreksi mayoritas indeks utama Wall Street, aksi net sell investor asing berlanjut berpotensi menjadi sentimen negatif.
Market cenderung wait & see sembari menanti pengumuman paket kebijakan mitigasi risiko global oleh pemerintah Indonesia hari ini. Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak melemah terbatas dengan support 6.986-6.880, dan resistance 7.205-7.315.
Menilik data itu, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia menyarankan para investor mengoleksi sejumlah saham unggulan berikut. Yaitu, Indika Energy (INDY), Medco Energi (MEDC), Harum Energy (HRUM), Adaro Andalan (AADI), Astra International (ASII), dan Indah Kiat (INKP). (*)
Related News
Di Jepang Prabowo Ungkap Keinginan Indonesia Pacu Transformasi Energi
Bergerak Volatil, IHSG Naik 0,82 Persen ke 7.149
Dari Jepang, Proyek Blok Masela Peroleh Kepastian
Perdana, Lovina Beach Ekspor Wiski Libarron ke Singapura
IHSG Orbit Zona Merah, Angkut Saham PTBA, TLKM, ESSA, dan AGII
Lesu di Awal Pekan, IHSG Terkoreksi Tipis 0,08 Persen





