IPCC Catat Pertumbuhan Operasional 14,6% di Kuartal II 2026
:
0
Kapal BYD bersandar di terminal kendaraan PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC). DOK/IPCC
EmitenNews.com -PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC), operator terminal kendaraan terintegrasi di bawah naungan PT Pelindo Multi Terminal, membukukan pertumbuhan operasional yang solid hingga Mei 2026. Branch Jakarta bersama lima Terminal Satelit perseroan mencatatkan kenaikan volume kargo sebesar 14,6% secara year-on-year (yoy), atau setara dengan peningkatan sebesar 64.525 unit kargo yang mencakup segmen Completely Built-Up (CBU), Alat Berat, Bus, dan Truk.
Pertumbuhan signifikan juga tercermin pada frekuensi kunjungan kapal (shipcalls). Hingga Mei 2026, total shipcalls di seluruh terminal IPCC mencapai 1.577 kunjungan, melonjak 21,40% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 1.299 shipcalls. Capaian ini merupakan hasil nyata dari strategi transformasi digital yang diterapkan secara konsisten pada rantai operasional—mulai dari vessel planning system, manajemen lapangan, hingga pelaporan real-time—yang terbukti meningkatkan efisiensi layanan bagi pengguna jasa.
Secara eksternal, performa perseroan turut didorong oleh stabilitas geopolitik global yang memulihkan jalur distribusi internasional, serta konsistensi program hilirisasi mineral domestik. Faktor-faktor ini memperkuat posisi strategis IPCC sebagai mitra logistik utama dalam ekosistem otomotif dan industri nasional.
Penerapan tata kelola operasional yang disiplin menghasilkan pertumbuhan yang seimbang di berbagai lini bisnis perseroan:
Segmen Truk & Bus: Mencatatkan pertumbuhan tertinggi sebesar 57,38% (yoy) dengan total volume bongkar muat mencapai 126.769 unit (meningkat 46.221 unit).
Segmen CBU (Kendaraan Penumpang): Tumbuh 4,95% (yoy) menjadi 365.760 unit, meningkat 17.235 unit dari periode sebelumnya.
Segmen Alat Berat: Mengalami kenaikan sebesar 8,35% (yoy), dari 12.801 unit menjadi 13.870 unit.
Akselerasi performa IPCC sejalan dengan pemulihan industri otomotif nasional. Berdasarkan data GAIKINDO, total wholesales CBU nasional periode Januari–Mei 2026 mencapai 359.015 unit, naik 12,8% (yoy). Pada periode yang sama, penanganan kargo ekspor CBU oleh IPCC juga tumbuh 7% menjadi 148.794 unit.
"Pertumbuhan kinerja operasional sepanjang Januari hingga Mei 2026 mencerminkan komitmen perseroan dalam menghadirkan layanan terminal kendaraan yang andal, efisien, dan berstandar internasional. Kami terus mengakselerasi transformasi berbasis digital untuk meningkatkan efisiensi handling kargo serta mengembangkan infrastruktur terminal," ujar Bagus Dwipoyono, Plt. Direktur Utama IPCC.
Bagus menambahkan bahwa perseroan optimis kinerja tahun ini akan melampaui pencapaian tahun lalu. Optimisme tersebut didukung oleh kesiapan infrastruktur IPCC dalam menyambut peningkatan arus kendaraan listrik (Electric Vehicle) dan hybrid yang kian mendominasi pasar ekspor-impor otomotif global.
Related News
Kebut Program ini, BUMI Jual Saham Citra Palu Mineral
LSIP Jadwal Dividen 30 Persen Laba, Tembus Rp566,05 Miliar
ELPI Siap Eksekusi Right Issue Rp739,3 Miliar untuk Ekspansi Armada
BBHI Salurkan Dividen 49,97 Persen Laba, Cum Date 3 Juli
TCPI Jadwal Dividen, Berstatus HSC, dan Investor Selektif
Emiten Prajogo (BRPT) Bagi Dividen USD8,5 Juta, Cum Date 3 Juli





