Itama Ranoraya (IRRA) Caplok 75 Persen Saham KPM, Telisik Ini Profilnya
:
0
EmitenNews.com - Itama Ranoraya (IRRA) mengakuisisi 75 persen saham Kencana Pilar Mandiri (KPM) senilai Rp1,5 miliar. Itu dilakukan dengan menyerok 15 ribu saham KPM dengan nilai nominal Rp100 ribu per eksemplar. Dana akuisisi dari kas internal.
Transaksi pencaplokan KPM itu, dilatari kebutuhan perseroan untuk mengembangkan implementasi strategi-strategi dalam pencapaian target sepanjang 2023. Melalui akuisisi KPM, perusahaan distribusi alat kesehatan, cakupan dan kapasitas bisnis perseroan akan makin luas. Itu selaras dengan salah satu strategi perseroan untuk melakukan ekspansi customer, memperluas jaringan pasar, dan diversifikasi produk.
”Dengan demikian, akuisisi tersebut dapat meningkatkan sinergi, dan kinerja perseroan di masa mendatang. Nanti diharap pada ujungnya memberi nilai tambah bagi para pemegang saham perseroan,” tulis Heru Firdausi Syarif, Direktur Utama Ranoraya.
Bidang usaha Kencana Pilar Mandiri bergerak pada Perdagangan Besar Alat Laboratorium, Alat Farmasi dan Alat Kedokteran untuk Manusia (KBLI 46691); Penerbitan Buku (Kode KBLI 58110); Aktivitas Penerbitan Lainnya (Kode KBLI 58190); Aktivitas Kehumasan (Kode KBLI 70203); Aktivitas Konsultasi Manajemen Lainnya (Kode KBLI 70209), dan Perdagangan Besar Obat Farmasi untuk Manusia (Kode KBLI 46441).
Pemegang saham KPM terdiri dari Teguh Eko Purwanto 5.000 eksemplar setara dengan Rp1,5 miliar. PT Itama Ranoraya 15 ribu lembar atau ekuivalen dengan Rp1,5 miliar. KPM berbasis di Ruko Kebayoran Arcade II Blok B3 No. 31 Jalan Boulevard Bintaro Jaya Sektor 7, Pondok Aren, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, Banten. (*)
Related News
Investasi Pribadi Presdir Rudy di Saham ASII, Belanjakan Rp20,2 Miliar
Kawasan Industri Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis Infrastruktur CDIA
Lepas Saham MPRO Senilai Rp474M, Taipan Ini Masih Kuasai 10,46 Persen
Dalam 13 Bulan Terus Lepas Saham, Bobby Gafur Tetap Pengendali OASA
UNTR Bagi Dividen Interim Rp430 per Helai, Pantau Jadwal Cum Dividen
DADA Beri Santunan Dividen, Total Rp2 Miliar, Per Helai Berapa?





