Jalani Pemeriksaan Sampai Tengah Malam, Panji Gumilang Ungkap Urusan Belum Selesai
:
0
Panji Gumilang di Bareskrim Polri. dok. IDN Times.
EmitenNews.com - Panji Gumilang menjalani pemeriksaan klarifikasi selama hampir 8 jam di Bareskrim Polri, Senin (3/7/2023). Pemimpin Pondok Pesantren Al-Zaytun itu mendapat sekitar 30 pertanyaan dari penyidik, terkait laporan dugaan penistaan agama (Islam). Berkaitan dengan statusnya sebagai saksi, dan kesiapannya menjadi tersangka, Panji Gumilang mengatakan pemeriksaan belum selesai. Polisi sudah menaikkan kasusnya dalam status penyidikan, yang berarti sudah ditemukan bukti-bukti perbuatan pidana.
"Ah nggak. Belum sampai ke sana. Jangan ngomong siap tidak siap (jadi tersangka). Urusannya belum selesai," kata Panji Gumilang kepada pers, usai pemeriksaan di Bareskrim, Jakarta Selatan, Senin (3/7/2023) jelang tengah malam.
Usai menjalani pemeriksaan pukul 23.30 WIB, Panji Gumilang menemui awak media di lobi Bareskrim. Namun, terjadi keributan antara polisi, pengawal Panji Gumilang, dan para wartawan. Padatnya kerumunan orang –pengawalan ketat oleh Polisi, ditambah adanya pengawal dan simpatisan Panji, dan para wartawan– tak pelak membuat suasana menjadi ricuh, dan ramai.
Tidak bisa dihindari terjadinya saling dorong antara Polisi, pengawal Panji, dan wartawan. Di tengah suasana seperti itu, Panji Gumilang sempat mengeluarkan sedikit pernyataan, menjawab cecaran pertanyaan wartawan.
"Sudah ditanyakan semua oleh penyidik. Sudah dijawab dengan sempurna. Baik semuanya. Semua berjalan baik. Terima kasih saudara-saudara," kata Panji Gumilang sambil berusaha keluar dari kerumunan wartawan di Bareskrim, Polri.
Related News
Mau El Nino, Tapi Stok Beras Bahkan Aman Sampai Mei Tahun Depan
Setop Kebocoran, Prabowo Bertekad Terus Perketat Pengawasan SDA
Kejagung akan Panggil 41 Nama yang Disebut Sony Terlibat Korupsi MBG
Dua Alasan Kejagung Tolak Permohonan Justice Collaborator Sony Sonjaya
Buron Sejak 2023, Tersangka TPPU Kresna Life Ini Ditangkap di Maroko
Alhamdulillah, GoTo-Grab Umumkan Komisi 8 Persen Ojol Mulai 1 Juli





