EmitenNews.com - Hingga pertengahan tahun ini, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) meraih penjualan sebesar Rp35,25 triliun. Pendapatan emiten agripangan yang dibukukan hingga 30 Juni 2026 itu, naik dibandingkan Rp27,48 triliun di periode sama tahun sebelumnya.

Mengutip laporan keuangan perseroan Selasa (18/8/2026) menyebutkan, beban pokok penjualan naik menjadi Rp27,72 triliun dari Rp22,20 triliun dan laba bruto meningkat jadi Rp7,62 triliun dari laba bruto Rp5,27 triliun.

Kemudian, laba sebelum pajak penghasilan tercatat sebesar Rp3,42 triliun naik dari Rp1,78 triliun. Laba yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk diraih Rp2,47 triliun naik dari Rp1,23 triliun tahun sebelumnya.

Sementara itu, jumlah liabilitas mencapai Rp23,81 triliun hingga 30 Juni 2026 naik dari Rp20,04 triliun hingga 31 Desember 2025. Lalu, Jumlah aset mencapai Rp45,14 triliun hingga 30 Juni 2026 naik dari Rp40,06 triliun hingga 31 Desember 2025.

Sebelumnya, PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) melakukan penawaran obligasi berkelanjutan III tahap I tahun 2026 dengan jumlah pokok Rp500 miliar.

Sesuai informasi tambahan prospektus Selasa (30/6/2026), obligasi ini terdiri atas dua seri yakni seri A dengan jumlah pokok Rp390 miliar dan bunga 9,25% per tahun dan jangka waktu 3 tahun.

Untuk seri B berjumlah pokok Rp110 miliar dan bunga 9,50% per tahun serta jangka waktu 5 tahun. Pembayaran bunga obligasi pertama dilakukan pada 7 Oktober 2026.

Informasi yang ada menyebutkan, Fitch Ratings memberikan peringkat A+ dan penjamin pelaksana emisi Sucor sekuritas dan Mandiri sekuritas dengan wali amanat bank BPD Jabar Banten Tbk. ***