Jaring Investor Ritel, Emiten Prajogo (CUAN) Stock Split Rasio 1:10
Pengurus Petrindo Jaya usai mengikuti seremoni pencatatan perdana saham perseroan di Main Hall Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Petrindo (CUAN) bakal melakukan stock Split dengan rasio 1:10. Artinya, setiap pemilik satu saham lawas akan mendapat 10 saham anyar. Menyusul skema itu, nilai nominal baru saham emiten asuhan Prajogo Pangestu tersebut akan menjadi Rp20 dari semula Rp200.
Selain itu, jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh akan menjadi 112,41 miliar eksemplar. Meluber dari sebelum aksi dilakukan sebanyak 11,24 miliar helai. Rencana itu, menunggu persetujuan pelaku pasar. Kalau tak aral melintang, perseroan akan meminta restu investor dalam rapat umum pemegang saham luar biasa pada Kamis, 26 Juni 2025 mendatang.
Stock Split dilakukan dengan sejumlah alasan dan latar belakang. Di antaranya kenaikan performa keuangan perseroan sangat signifikan sejak intial public offering (IPO) edisi 2023 sampai saat ini. Tahun lalu, perseroan membukukan pendapatan naik signifikan sebesar 719 persen dibanding tahun sebelumnya. Laba neto dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk melejit 929 persen dibanding akhir 2023. Itu tercermin dari lompatan tinggi harga saham perseroan yang diperdagangkan sejak IPO.
Pemecahan nilai nominal saham akan membuat harga saham menjadi lebih terjangkau bagi investor dengan demikian akan meningkatkan jumlah investor dapat melakukan transaksi atas saham perseroan. Jumlah lembar saham perseroan juga akan bertambah sehingga likuiditas perdagangan saham akan meningkat, dan perdagangan saham perseroan di Bursa Efek akan lebih aktif.
Basis pemodal perseroan akan lebih kuat, luas, dan terdiversifikasi. Itu diharap menjadi basis bagi perseroan dalam memperoleh dukungan untuk melakukan ekspansi bisnis lebih lanjut di kemudian hari. Dan, pemecahan nilai nominal saham tidak memiliki dampak negatif pada keuangan perseroan. (*)
Related News
INET Resmi Tuntaskan Akuisisi Saham PADA Senilai Rp106,3 Miliar
NPGF Raih Kredit Rp54,02 Miliar dari Bank Sinarmas untuk Modal Kerja
IMPC Siapkan Rp500 Miliar untuk Buyback 166 Juta Saham
Tambah Modal Anak Usaha, AMRT Gelontorkan Rp35 Miliar ke Lancar Wiguna
Bursa Efek Filipina Catat Kepemilikan Saham Pertamina NRE di CREC
Fundamental Solid, Kredit BBNI Melesat 16 Persen





