EmitenNews.com - Caturkarda (DEPO) memutuskan pembagian dividen tunai Rp10,15 miliar. Alokasi dividen itu, diambil sekitar 13,224 persen dari koleksi laba bersih tahun buku 2025 senilai Rp77,02 miliar. Dengan hasil itu, para investor akan mendapat jatah dividen tunai Rp1,5 per lembar.

Selanjutnya, sebbesar Rp5 miliar alias sekitar 5 persen dibukukan sebagai dana cadangan. Dan, sisa laba bersih Rp61,83 miliar sebagai laba ditahan. Rencana pembagian dividen periode tahun buku 2025 sesuai hasil rapat umum pemegang saham tahunan pada 29 Juni 2026 dengan rincian jadwal sebagai berikut.

Cum dividen pasar reguler dan pasar negosiasi pada 7 Juli 2026. Ex dividen pasar reguler dan pasar negosiasi pada 8 Juli 2026. Cum dividen pasar tunai pada 9 Juli 2026. Ex dividen pasar tunai pada 10 Juli 2026. Daftar pemegang saham berhak dividen alias recording date pada 9 Juli 2026 pukul 16.00 WIB.

Pembayaran dividen akan dilakukan pada 30 Juli 2026. Kebijakan pembagian dividen itu, berdasar data keuangan per 31 Desember 2025. Ya, sepanjang 2025, DEPO mengemas laba bersih Rp77,02 miliar. Saldo laba ditahan dengan alokasi penggunaan tidak dibatasi Rp681,72 miliar. Dan, total ekuitas Rp1,35 triliun. (*)