Jelang Iduladha, Saham-Saham Emiten Unggas di BEI Memerah!
:
0
Ilustrasi, saham-saham unggas yang tercatat di BEI terpantau melemah pada sesi I (18/5/2026). Foto: AI
EmitenNews.com - Menjelang peringatan hari besar umat Islam, yakni Iduladha 1447H pada tanggal 27 Mei 2026 mendatang, sejumlah saham-saham unggas (poultry) di Bursa Efek Indonesia (BEI) terpantau melemah pada penutupan perdagangan sesi I, Senin (18/5/2026).
Peringatan akbar tahunan itu kerap menjadi sentimen di pasar, sebab adanya permintaan daging yang melonjak, baik menjelang hari raya maupun ketika hari raya.
Pelemahan saham-saham unggas terbesar terjadi pada saham SIPD, WMUU, MAIN, AYAM, dan CPIN. Hanya JPFA yang mengalami penguatan kendati tipis.
Lebih lanjut, Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) mengalami penguatan sebesar 0,39% atau naik 10 poin ke level Rp2.550.
Lalu untuk saham-saham unggas yang melemah yakni, Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) terkoreksi 0,48% atau turun 20 poin ke level Rp4.140, disusul Malindo Feedmill Tbk (MAIN) melemah 2,92% atau turun 25 poin ke level Rp830.
Kemudian, Widodo Makmur Unggas Tbk (WMUU) rontok 7,46% atau turun 5 poin ke level Rp62, Sreeya Sewu Indonesia Tbk (SIPD) ambrol 8,79% atau melemah 80 poin ke level Rp830, dan Janu Putra Sejahtera Tbk (AYAM) melemah 2,41% atau turun Rp324.
Untuk diketahui, saham-saham unggas yang tercatat di BEI meliputi emiten-emiten yang bergerak dalam industri peternakan terintegrasi, mulai dari pakan, pembibitan, hingga pengolahan daging.
IHSG Sesi I, Senin (18/5)
Sementara itu, pada penutupan perdagangan sesi I, secara keseluruhan IHSG terpangkas 3,76% ke level 6.470 usai dibuka melemah tajam sejak awal perdagangan.
Pelemahan melanda mayoritas saham, terutama pada DSSA (-15,0%), TPIA (-14,9%), AMMN (-14,9%), dan MDKA (-12,1%).
Related News
Andalan Sakti (ASPI) Gonta-Ganti Calon Pengendali!
Tunggal Jaya Investama Borong Lagi Saham IMPC, Kini Capai 37,88 Persen
Emiten Raffi-Nagita (RANS) Bantah Rumor Liar Bisnis Cuci Uang, Cek!
Bisnis Wealth Management OCBC Tumbuh 29 Persen per Tahun
IHSG Tengah Hari Menguat, 2 dari 6 Kontestan IPO Masih Nge-Gas!
RANS Dibeking Konglomerat, Kekayaan Perusahaan Raffi Naik Jadi Rp2,87T





