Jelang Rilis Neraca Perdagangan dan RDG BI, 5 Saham Ini Diunggulkan

EmitenNews.com - IHSG pada perdagangan Jumat 14 Januari 2022 ditutup menguat 0,53% pada level 6693. Saham sektor teknologi membukukan kenaikan terbesar. Sedangkan saham sektor basic materials mengalami koreksi terbesar. Investor asing net buy Rp167,39 miliar.
Pada perdagangan hari Senin (17/1) ini Waterfront Sekuritas memperkirakan IHSG bergerak pada kisaran support 6625/6585 dan resistance 6737/6754. Saham yang diunggulkan adalah BBCA, ARTO, TLKM, UNTR, dan PTBA.
Indeks di bursa Wall Street pada perdagangan akhir pekan lalu ditutup mix, dimana indeks Dow Jones ditutup melemah sedangkan indeks S&P500 dan Nasdaq Composite ditutup menguat.
"Pelemahan pada indeks Dow Jones terutama dikontribusikan oleh koreksi pada saham sektor perbankan akibat laporan kinerja keuangan yang tidak sebagus perkiraan investor sebelumnya," kata analis Waterfront Sekuritas, Ratna Lim.
Koreksi akhirnya terjadi setelah selama beberapa pekan terakhir saham perbankan menguat karena ekspektasi akan kenaikan suku bunga The Fed.
Sementara itu data penjualan ritel bulan Desember turun 1,9%, lebih buruk dari perkiraan yang turun 0,1%.
Harga minyak mentah menguat karena kekhawatiran akan ketegangan politik antara Rusia dan Ukraina akan mendorong ketatnya suplay minyak, meskipun ada potensi China akan mengeluarkan cadangan minyaknya. Sedangkan harga emas melemah akibat penguatan dollar dan yield obligasi AS.
Data indikator ekonomi AS yang akan dirilis pada pekan ini diantaranya housing starts, building permits, existing home sales dan initial claims.
Sedangkan dari domestik, pada pekan ini akan dirilis data neraca perdagangan bulan Desember 2021 pada hari Senin, serta Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada hari Kamis.(fj)
Related News

OP Pangan Murah Salurkan 2.853 Ton Komoditas Selama Ramadan

Maanfaatkan Pasar Mamin, ITPC Meksiko Fasilitasi Business Matching

Malaysia Cabut Bea Masuk Anti Dumping Serat Selulosa Asal Indonesia

PLN Pertahankan Status Siaga Kelistrikan Hingga 11 April

Kemenperin Rilis Peta Jalan Hilirisasi untuk Pacu Swasembada Aspal

Investasi Tembus Rp206 Triliun, Industri Agro Serap 9,3 Juta Naker