Kabar Baik Pandemi Covid-19: Hari Ini Kasus Baru Bertambah 1.785 Penderita
:
0
Covid-19 masyarakat tangani zona merah. dok. BeritaSatu.
EmitenNews.com - Pandemi terus memberikan kabar baik. Hari ini tambahan kasus baru jauh lebih kecil daripada hari sebelumnya. Per Kamis (15/12/2022), dilaporkan ada tambahan 1.785 kasus infeksi virus corona, atau coronavirus disease 2019 (Covid-19) di Indonesia. Bandingkanlah dengan tambahan kasus baru, Rabu (14/12/2022), yang mencapai 2.136 penderita. Mari terus menegakkan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus Corona lebih luas lagi.
Pemerintah melalui Satuan Tugas Penanganan Covid-19, mengumumkan data terbaru pandemi Covid-19 itu, sesuai informasi yang dirangkum dalam 24 jam terakhir, mulai Rabu (14/12/2022) siang hingga Kamis (15/12/2022), pukul 12.00 WIB. Masyarakat bisa mengakses data tersebut melalui laman https://covid19.go.id/, atau situs resmi Kementerian Kesehatan, kemkes.go.id, yang setiap sore diperbarui.
Dengan tambahan 1.785 kasus infeksi virus corona itu, total kasus Covid-19 di Indonesia, saat ini mencapai 6.706.053 penderita.
Jumlah itu terhitung sejak Presiden Joko Widodo mengumumkan adanya penderita infeksi virus yang awalnya dikabarkan berasal dari Wuhan, Hubei, China itu, di Indonesia, Senin (2/3/2020). Kasus perdana ini, menimpa pasangan ibu dan anak perempuannya, warga Kota Depok, Jawa Barat.
Asal tahu saja, sejak kasus pertama tersebut, jumlah penderita infeksi virus SARS-CoV-2 di Tanah Air terus bertambah, sampai hari ini. Pandemi Covid-19 bahkan sudah menjadi momok menakutkan, seperti yang juga terjadi di berbagai belahan dunia lainnya.
Hari ini pemerintah mencatat telah memeriksa sebanyak 51.659 spesimen di seluruh Indonesia, sedangkan jumlah suspek sebanyak 3.270 orang.
Satgas Penanganan Covid-19 juga melaporkan pasien sembuh bertambah 3.779 orang, sehingga totalnya menjadi 6.512.294 orang.
Sementara itu, pasien meninggal juga bertambah. Sepanjang 14-15 Desember 2022, terdapat 24 orang yang tutup usia. Dengan begitu total pasien Covid-19, yang meregang nyawa menjadi 160.335 jiwa.
Jadi, mari terus menegakkan protokol kesehatan secara ketat. Ini penting, untuk memutus mata rantai pandemi Covid-19, yang telah melanda negeri kita sejak Senin, 2 Maret 2020, saat kasus perdana diumumkan Presiden Jokowi.
Setelah itu kita berharap virus SARS-CoV-2 ini, enyah dari Tanah Air. Dengan begitu kita semua bisa kembali hidup normal seperti ketika pandemi Covid-19 belum melanda Negeri tercinta ini. ***
Related News
Silmy Karim Didakwa Peras Penjamin WNA Rp168,92M, JPU Bongkar Modusnya
Kata Pandu Sjahrir Soal Polemik Supra Sekuritas
Kasus Suap HGB Summarecon Agung, MAKI Desak KPK Jemput Paksa Nusron
KPK Usul Aset Pejabat yang tidak Dilaporkan ke LHKPN Bisa Disita
Indonesia Pangkas Ekspor Gas ke Singapura, PM Wong Ingatkan Ini
Pertamina Jamin Pasokan BBM Memadai di Tiap Daerah, Ini yang Dilakukan





