Kadin Yakin, Indonesia Mampu Maksimalkan Sukuk Hijau Wujudkan Green Financing
:
0
Indonesia Mampu Maksimalkan Sukuk Hijau Wujudkan Green Financing. dok. Tempo.
EmitenNews.com - Indonesia mampu memaksimalkan sukuk hijau (green sukuk) untuk mewujudkan keuangan hijau atau green financing. Sukuk hijau merupakan instrumen investasi berupa obligasi atau underlying asset berbasis prinsip syariah dengan tujuan mendukung proyek-proyek ramah lingkungan serta berkelanjutan.
"Indonesia merupakan penjamin obligasi sukuk hijau tertinggi, dalam konteks ini, karena bagaimanapun mayoritas populasi Indonesia merupakan Muslim. Kita memiliki kesempatan dan peluang untuk mewujudkan green financing, salah satunya dengan sukuk hijau," kata Deputi Perbankan Syariah Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Banjaran Surya Indrastomo, di Jakarta, Jumat (5/5/2023).
Menurut Banjaran Surya Indrastomo, sukuk hijau salah satu instrumen keuangan yang mempunyai potensi dalam mendorong berkelanjutan lingkungan. Hal tersebut dikarenakan likuiditas sukuk hijau terbilang masih terjaga.
Sukuk hijau dirancang untuk mendukung konsep keuangan hijau atau green financing, yang berarti dukungan secara menyeluruh dari industri jasa keuangan untuk pertumbuhan berkelanjutan lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG).
Banjaran memastikan, Sukuk hijau ini dapat jadi salah satu alat untuk berkontribusi pada proyek hijau yang dijalankan pemerintah, juga akan dapat manfaatnya dari investasi yang ditanamkan, baik finansial maupun manfaat kelestarian lingkungan untuk masa depan, Indonesia sedang mencoba untuk memimpin perkembangan ini.
Related News
Microsoft Pensiundinikan 60 Ribu Orang, 1/4 Total Karyawan karena Ini
Siapkan Libur Akhir Tahun, Pemerintah Berikan Stimulus Transportasi
Bangun Ekosistem Lengkap Kota Mandiri, Begini Strategi Paramount Land
Media Singapura Beritakan Indonesia Bela Diri Kurangi Ekspor Gas
Singapura Luncurkan Program Energi Lima Tahun, Singgung Gas Indonesia
Sentimen Bunga Global Bawa Rupiah Melemah di Awal Pekan





